oleh

Gubernur Babel Audiensi Bersama Menhub Budi Karya Sumadi , Simak  11 Materi Diskusi Berikut 

Foto : Audiensi Gubernur Babel beserta rombongan bersama Menhub RI , Senin (1/7).
OKEYBOZZ.COM , PANGKALPINANG — Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman di dampingi mitra jajaran dari Kadishub Babel, KSOP Pangkal Balam, GM. PT. APT II Cabang  Depati Amir, PT.Pelindo II Cabang Pangkal Balam, GM. ASDP  Cabang Tg.Kelian , mengunjungi Menteri perhubungan RI di ruang kerjanya di Gedung Karsa Lt. 9, Senin (1/7/2019) sekira pukul 09:30 wib.
Kunjungan rombongan Gubernur Babel beserta jajarannya diterima Menhub Budi Karya Sumadi di dampingi Dirjen Perhubungan Udara Ibu Polana, Sekdirjen Hubla, Arif serta Pejabat dari Dirjen Perhubungan Darat.
Kunjungan hari ini merupakan kelanjutan agenda diskusi dari Menhub yang pernah datang Ke Bangka pada (14 Maret 2019).
Agenda materi yang dijadikan diskusi antara Gubernur Babel dan Menhub RI, Budi Karya Sumadi adalah :
1. Terkait lonjakan tarif maskapai yang mengakibatkan dampak pengurangan frekwensi penerbangan yang akhirnya adanya event nasional di wilayah Provinsi Kep. Bangka Belitung berkurang, peserta yang hadir seperti saat ini Event olahraga Wushu Nasional, Ramah Tamah Kumpul Komunitas Motor Gede serta event nasional lainnya yang sudah berjalan.
2. Banyaknya Maskapai yang mengurangi jadwal penerbangan dibawah apabila load factor angkutan penumpang masih dibawah 70% membuat rugi bagi maskapai.
Menhub RI Budi Karya Sumadi mengatakan maskapai sudah berdarah darah untuk dipaksakan terbang di saat kondisi rugi sehingga alternative mengurangi jadwal angkutan penerbangan ke masing masing rute setiap maskapai pesawat dan Budi Karya Sumadi menghimbau sosialisasi terkait kondisi penerbngan saat ini.
3. Keinginan konektifitas Gubernur Babel terkait pusat pelayanan kesehatan keliling ke wilayah pesisir menggunakan aksessibilitas kapal bantuan dari Kemenhub demi membantu pelayanan di wilayah pesisir terkit pelayanan kesehatan di masyarkat pulau .
4. Respon Menhub Budi Karya Sumadi terkait pengadaan kapal sejenis tersebut di pusat apakah jenis Kapal Rede atau jenis Pelra dapat menyesuaikan dalam membantu program  percepatan konektifitas di wilayah Perairan Bangka Belitung.
5. Erzaldi Rosman menjelaskan dengan keberadaan Kapal Pelra untuk konektifitas wilayah perairan di Prov. Kep. Bangka Belitung menjadikan respon yang bagus terhadap pelayanan masyarakat pesisir yng ada di wilayah perairan terkait konektifitas angkutan penumpang dan barang sangat membantu sekali demi melayani 555 pulau pesisir dan pulau berpenghuni di wilayah perairan Bangka Belitung.
6.. Erzaldi Rosman menginginkan megajukan penambahan armada kapal pelra terkait konektifitas wilayah pulau pesisir terluar demi membantu kelancaran angkutan seperti melayani wilayah utara Bangka jarak yang saat ini ditempuh 5 jam menggunakan kapal kecil (pompong) dalam melayani trayek tersebut untuk ditingkatkan pelayanan yang lebih baik lagi.
7. Terkait Pelabuhan Pangkal Balam berdasarkan informasi KSOP PK.
Balam Izwar menjelaskan kondisi kedalaman alur muara Cuma 2.8 LWS dan 17 jam during time kapal bisa antri untuk masuk muara Pelabuhan Balam sedangkan kondisi aktifitas pelabuhan air tergantung air Psang sekitar 7 jam dapat melakukan aktifitas bongkar dan muat di pelabuhan Pk. Balam. Menhub RI Budi Karya sudah menghimbau 2 tahun kepada KSOP PK.Balam terkait RIP dan studi Pelabuhan Peganti Pangkal Balam lainnya untuk dapat dilakukan oleh pihak konsultan pusat agar dapat segera dilakukan pengemmbangan ke tahap selanjutnya daripada pengerukan alur yang biaya cukup tinggi dan akan sedimentasi lagi.
8. Terkait Pelabuhan Tg. Batu Menhub RI, Budi Karya berpesan Tg. Batu tolong dijaga jangan macem macem sudah diresmi Bapak  Presiden dan jangan dipakai ekspor pasir dan silicon jangan ekspor ke singapura untuk dikoordinasikan ekspor harus melalui Tg. Priok. Ke singapura melemahkan kita sesuai pesan Menhub RI mendingan dikordinasikan ke priok.
9. Terkait ekspor Lada Erzaldi Rosman menanyakan yang sudah berbentuk tepung ekspor lada menggunakan container apabila ke Jakarta akan menambah prize dikatakan Erzaldi Rosman
sedangakan dia sudah mengatakan expor dari Bangka sekalipun ia expor lada berasal dari Vietnam.
10. Terkait Kapal ambulance dari pihak kesehatan kata erzaldi Rosman untuk operasional kapal untuk fasilitas kesehatan pasti mahal mengoperasikan apalagi banyaknya subsidi. sedangkan . Menhub Ri mengatakan contoh Surabaya kapasitas kapal kombinasi kapasitas 50 orang yang 25 untuk penumpang dan 25 untuk klinik  jadi tiap hari keliling kalua kapal kalau pagi sampai jam 12 dapat penumpang jam 14.00 sampai malam jadi klinik kesehatan dan petugas tidur di kapal.terkait kapal yang cocok seperti tipe kapal rede.
11. Menhub RI berpesan ke Erzaldi Rosman, Bapak untuk mengedukasi ke masyarakat terkait penerbangan Menhub menyampaikan  penerbangan apabila load factor dibawah 70 % mendingan tidak terbang kondisi berdarah darah….(*)
(Okeybozz.com / Adityawarman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed