oleh

Sungai Lenggang Urat Nadi Desa Gantung , Pasca Banjir , Butuh Perhatian Pemerintah serta Pemangku Kepentingan

Caption Foto : Sungai Lenggang  Gantung ,Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Rabu (3/7)
 
 
Laporan wartawan okeybozz Irwansyah

OKEYBOZZ.COM , GANTUNG — Terjangan banjir beberapa waktu lalu yang memporak porandakan keadaan disekitar pasar gantung  maupun wilayah yang terdampak lainnya sangat memprihatinkan.

Kondisi tersebut menyebabkan banyak kerugian baik fisik maupun materi yang dialami masyarakat sekitar. Terutama kondisi sungai lenggang, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur(Beltim).  Sungai tersebut diibaratkan urat nadi kota Gantung sebagai transportasi pengangkutan maupun pemanfaatan nelayan yang ada.

Terlebih lagi keadaan muara sungai lenggang, dengan kondisi yang sekarang ini sangatlah tidak memungkinkan untuk dilewati oleh kapal pengangkut muatan berkapasitas. Dikarenakan pendangkalan dimuara sungai lenggang.

Pantauan awak media dilokasi dengan melihat kondisi  sungai lenggang sangatlah memprihatinkan, padahal aliran sungai tersebut banyak manfaatnya bagi masyarakat sekitar.

Bencana banjir yang disebabkan oleh jebolnya salah satu Pok Bendungan Pice Besar di tahun 2017 itu mengakibatkan dua desa yaitu Desa Selinsing dan Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Beltim menyisakan duka mendalam terutama bagi warga yang terdampak langsung.

Tokoh masyarakat Suryadi Wahid, Rabu (3/7/2019) mengatakan,  kejadian bencana banjir beberapa waktu lalu memang masih menyisakan duka yang amat dalam, terutama tentunya bagi warga yang terdampak. Selain itu, Sungai Lenggang ini bisa diibaratkan ‘Urat Nadi’ yang harus dijaga kelestariannya.

“Dimana sungai ini banyak digunakan dipergunakan masyarakat  sebagai transportasi. Karena sungai ini merupakan aliran sungai yang positif. Tidak hanya nelayan, alur sungai ini juga dimanfaatkan oleh PT. Timah, Tbk. Yang ada di Gantung untuk pengiriman pasir biji timah dan dipergunakan untuk masyarakat nelayan untuk tambat perahu,” ujar Suryadi.

Secara historis lanjut dia, aliran sungai lenggang ini banyak fakta sejarah, di hulu sungai ada Bendungan Pice (Peninggalan Belanda) yang baru saja direnovasi dan salah satunya Jembatan Gantung yang menghubungkan Kota Gantung untuk transportasi ke Kecamatan Manggar Beltim .

“Harapannya, kepada pemerintah daerah beserta pemangku kepentingan didalam pemanfaatan sungai lenggang ini. Saling bersinergi , sehingga  sungai ini bisa dimanfaatkan oleh kita semua,” ungkapnya.

( Okeybozz.com / iwan gabus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed