oleh

Mahasiswa UBB Cat Rumah dan Jalan Setapak, Warna-Warninya Bikin Kangen..

Caption foto , Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiwa UBB,melakukan pengecetan pada beberapa rumah warga di Desa Kurau, Minggu (21/7).

Laporan jurnalis okeybozz.com  Satria

 

BANGKATENGAH, OKEYBOZZ.COM – Kuliah Kerja Nyata (KKN) dijadikan para mahasiswa ini sebagai momen berbagi wawasan dan kreatifitas dengan masyarakat di lokasi KKN. Seperti yang dilakukan para mahasiswa Univeritas Bangka Belitung (UBB) ini, mereka mengajak para pemuda dan warga Desa Kurau Timur mewarnai rumah warga.

Sedikitnya 30 mahasiswa dan mahasiswi UBB melaksanakan kuliah kerja nyata di Desa Kurau Timur. Para mahasiswa ini merupakan gabungan dari mahasiswa berbagai jurusan, diantaranya Jurusan Akuntansi, Hukum, Ekonomi dan lainnya.
Wartawan Okeybozz.com sempat melihat langsung aktivitas mahasiswa KKN UBB di Desa Kurau, Minggu (21/7/2019).

 

Pantauan okeybozz.com tepatnya di RT 01 Desa Kurau Timur, terlihat para mahasiswa tersebut sedang melakukan pengecetan pada beberapa rumah warga, jalan setapak dan taman yang terletak di depan rumah warga.

 

 

 

 

Akbar salah satu warga yang rumahnya dicat para mahasiswa ini mengaku senang. Rumah Akbar menjadi salah satu dari enam rumah warga yang mendapat pengecetan dari kegiatan KKN mahasiswa UBB tersebut.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan yang dilakukan mahasiswa ini. Semoga nantinya mereka ini menjadi orang-orang yang sukses semuanya,” ujar Akbar.
Sementara itu, Ketua Rombongan KKN Mahasiswa UBB, Wisnu menjelaskan bahwa pengecatan rumah warga dengan warna-warni ini merupakan salah satu program KKN mereka. WEisnu berharap apa yang mereka lakukan ini mampu memberikan motivasi dan semangat kepada warga untuk terus berkarya terbaik bagi lingkungan mereka.

“Apa yang kami lakukan ini mungkin sederhana, tetapi dari kegiatan sederhana inilah kami mengajak warga dan terutama generasi muda untuk menunjukkan karya. Sekecil apapun kreatifitas tentu akan bermanfaat bagi lingkungan sekitar, Tetapi kreatifitas yang positif tentunya,” papar Wisnu.
Wisnu berharap untuk kedepannya Pemerintah Daerah Bangka Tengah bisa membuat program atau dana khusus untuk KKN. Pasalnya, kata Wisnu, dana KKN selama ini terbatas. Sehingga seringkali program yang telah disusun tidak bisa direalisasikan karena kendala pendanaan.
“Kedepan, kita berharap pemerintah menyiapkan dana khusus untuk membantu pembangunan yang dilaksanakan oleh pelaksana kegiatan KKN,” ujar Wisnu. (somble/okeybozz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed