oleh

Kembali Menambang 2 Alat Berat Eksavator Rusak Lokasi HL Pantai Matras Sungailiat

-Headline, News-234 views
Foto gambar: Alat berat jenis PC sedang beraktivitas (Sabtu, 3/8/2019)

OKEYBOZZ.COM, SUNGAILIAT – Kawasan hutan lindung pantai (HLP) Matras, Kelurahan Matras, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali lagi dirusak oleh penelusuran tambang skala besar.

Terpantau Pewarta HPI Babel & IMO Indonesia Babel, pada Sabtu (3/8/2019) sakit di lokasi tambang yang tak jauh dari bedeng Akeh tampak tiga unit alat berat (eksavator, merah) standby di lokasi.

Di lokasi, tampak aktivitas tambang berjalan dengan santainya Lokasi sementara selama ini dipindahkan masuk kawasan HLP Matras.

Pewarta HPI Babel, telah berbincang dengan masyarakat, jika milik tambang ini milik perusahaan milik MN2 yang diurus oleh pengurus lapangan yaitu CKW. “Tambang itu, disebut-sebut milik MN2 yang diurus CKW pak,” ungkap warga yang enggan menyebutkan namanya.

Untuk menyakinkan, Pewarta HPI mencari kebenaran yang berkaitan dengan pemilik tambang yang mengikuti pengurusnya. Hingga Minggu (4/8/2019) siang, bangunlah media yang menghubungi pengusaha MN2 dan CKW melalui nomor sellulernya masing-masing untuk masing-masing untuk mengakses kegiatan tambang di HL Pantai Matras tersebut. Hanya saja, kedua orang yang disetujui tersebut belum merespons.

Sementara itu, Lurah Matras, Ridwan saat berbicara mengatakan, jika aktivitas tambang yang diperlukan itu membahas di wilayah perbatasan Matras. Sepengetahuannya, bukan masuk dalam kawasan HLP.

“Aktivitas tambang itu, diperbatasan pak. Kalau tidak salah masuk kawasan APL. Kalau sudah HLP posisinya jauh, karena lokasi itu sudah menuju hutan,” jelas Ridwan.

Selain itu, sepengetahuannya jika aktivitas tambang di lokasi yang diminta atau tidak jauh dari Bedeng Akeh tidak dikerjakan karena sudah keburu kisruh dan tidak ada mufakat.

“Kalau tidak salah, kemarin memang sempat mau bekerja. Namun informasinya tidak jadi,” Pungkas Lurah Matras Ridwan. (Sumber HPI Babel/RF)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed