oleh

KPAD BABEL TEGASKAN SEGERA HAPUS VEDIO TAK LAYAK DISHARE, JIKA TIDAK INI KATA SAPTA

-Lokal, News-220 views
Ketua KPAD BABEL Sapta Qodria Mu’afi, SH (Kanan) bersama Ketua HPI Babel Rikky Fermana, S. IP (Kiri)

* KPAD Babel Tegaskan Segera Hapus Video Tak Layak  Dipostingkan Di Media Sosial.

Pangakalpinang, (3/8/2019) – Beberapa terakhir ini maraknya video yang tak layak telah diterbitkan dan disebarkan di media sosial seperti Facebook (FB), WhatsApp (WA) dan lain-lain I Bangka Belitung. Komisi Perlindunagan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Ketua KPAD BABEL Sapta Qodria Mu’afi, SH

Melalui pesan WA Ketua KPAD Sapta Qodria Muafi, SH yang diteruskan di medsos, kejadian beredarnya video yang tak semestinya dipostingkan sangat sesalkan oleh Sapta, diterbitkan dalam video tersebut, kejadiannya sudah lama dan diuploud oleh pihak yang memerlukan pertanggungjawaban.

“Saya tidak mengerti maksud dan tujuan orang-orang yang menguploud video yang ada di media sosial meminta di-tag ke FB saya, dan yang mana grup tersebut bukan semestinya tempat wadah untuk menginstal laporan tersebut,” kata Sapta, Sabtu (4/8/2019 ).

Dikatakannya, hal tersebut merupakan alasan mengapa memang ada di sharekan, dan bisa dideklarasikan ke dinas pemberdayaan perempuan dan anak, dan sekarang ada 7 kabuapten kota, apakah berwajib, atau sekolah atau pemerintah desa kelurahan kecamatan untuk menindaklanjuti pertanyaan terkait.

Menurutnya, dengan menyebarkan bukan di Bangka Belitung bahkan seluruh dunia bisa melihat lebih buruknya pendidikan kita dan generasi penerus penerus kita. Dan ia sangat menyesalkan yang terjadi di Bangka Belitung. Dan ia berharap orang tua, dewasa dan anak-anak lebih bijak lagi mengunakan media sosial.

“Saya yakin dari penduduk Bangka Belitung semuanya memiliki akademisi yang cukup dan bisa mempertimbangkan masalah ini pada psikisosialnya. Anak ini memiliki keluarga orang tua, teman, kakak dan adik,” kata Sapta.

Kemudian, Saptaihkan ke yang memfokuskan video yang dipindahkan anak untuk segera dihapus postnya mulai dari sekarang karena anak tersebut telah disetujui oleh pihak sekolah dan perbaiki dilakukan hal yang tidak perlu siapa yang bertanggung jawab.

“Hari Senin, kami membahas Polda Babel yang direncanakan akan bekerja sama dengan pihak Polda Babel yang membutuhkan bagian cybercrime untuk meningkatkan siapa pun yang mengposting dan yang akan kami lanjutkan untuk proses. Kami tekankan lagi tolong sebelum kami proses senin nanti dan akan merepotkan Anda. ” Tegas Sapta. (Ril / HPI Babel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed