oleh

Proyek Embung Gunung Mentas Senilai 123 M di Duga Asal-Asalan , BPAN LAI Lapor KPK

OKEYBOZZ.COM , MANGGAR — BPAN LAI atau Badan Pengawasan Aset Negara Lembaga Indonesia, Lembaga Profesi yang berkutat untuk memantau berbagai Aset negara di daerah di seluruh Indonesia, dibawah asuhan Jony Lubis dan berkantor pusat di Jakarta, melalui Korwil Bangka Belitung, Iwan Andriansyah, sedang mempersiapkan keberangkatannya ke Jakarta pada Rabu mendatang (7/8/2019), guna mendatangi Kantor KPK dan membawa langsung laporan investigasinya, terhadap Proyek Embung Gunung Mentas yang bernilai 123 Milyar.

Iwan mengatakan kepada Okeybozz, bahwa hasil investigasinya beserta Tim BPAN LAI Belitung dan Beltim, telah menemukan sejumlah kerusakan yang lumayan besar, dalam tinjauannya, di beberapa bagian proyek embung tersebut telah mengalami kerusakan yang signifikan dan terbilang parah, padahal proyek tersebut baru saja selesai dikerjakan.

Ditambahkan oleh Iwan, bahwa ia beserta timnya pernah menyurati pihak Kontraktor pelaksananya yaitu PT. Patimah Indah Utama dan KSOnya yakni PT. Bangka Cakra Karya, untuk meminta waktu ber-audiensi namun tidak diresfon, hanya saja Kontraktor pelaksananya langsung melakukan aksi perbaikan.

“ Saya beserta tim, pernah menyurati pihak Kontraktor pelaksananya yaitu PT. Patimah Indah Utama dan KSOnya yakni PT. Bangka Cakra Karya, untuk meminta waktu ber-audiensi namun tidak diresfon, hanya saja Kontraktor pelaksananya langsung melakukan aksi perbaikan “

Walaupun sudah diperbaiki, namun kondisi kerusakannya tidak mengalami perubahan yang begitu berarti, dan terkesan abal abal, seperti didempul saja bagian luarnya,kerusakan tersebut antara lain adalah Rumah mesin yang dindingnya pecah, Pondasi cakar ayam yang hanya diganti bantalan saja, dinding embung yang roboh, bagian luar embung yang dibiarkan tidak berdinding dan rawan roboh menimpa rumah penduduk sekitar,tanaman tanaman yang mati dan joging track yang belum di conblok , Iwan mengatakan juga bahwa ada Pohon pohon sawit yang siap panen dan kolam ikan milik penduduk yang tertimbun oleh tanah bekas galian embung tersebut.

“ walaupun sudah diperbaiki, namun kondisinya tidak mengalami perubahan yang begitu berarti dan terkesan abal abal saja, seperti di dempul saja bagian luarnya, kerusakan tersebut antara lain adalah Rumah mesin yang dindingnya pecah, Pondasi cakar ayam yang hanya diganti bantalan saja, dinding embung yang roboh, bagian luar embung yang dibiarkan tidak berdinding dan rawan roboh menimpa rumah penduduk sekitar,tanaman tanaman yang mati dan joging track yang belum di conblok” ujar Iwan kepada Okeybozz.

“ Pun juga ada Pohon pohon sawit yang siap panen dan kolam ikan milik penduduk yang tertimbun oleh tanah bekas galian embung tersebut” pungkas Iwan Andriansyah, mengakhiri wawancaranya dengan Okeybozz.
(@Iwan gabus).

(Okeybozz.com/Irwansyah)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed