oleh

Nelayan Kater Pantai Pering Harapkan Pendalaman Alur Muara dan Pabrik Es Batu

OKEYBOZZ.COM , KELAPA KAMPIT , BELTIM — Dua orang nelayan Kater Pantai pering, Kelapa Kampit, Kik Tarman atau Kik Supok ( 65 Tahun) dan Kik Samat ( 72 Tahun), ditemui oleh Okeybozz di pondok milik Kik Supok didekat Pantai Pering tak berapa jauh sekitar 12 meteran dari Talud penahan gelombang yang masih dalam tahap pengerjaan, pada Minggu 18 Agustus 2019.

Kik Supok dan juga Kik Samat, sedang melakukan rutinitasnya sebagai nelayan kater, ketika sedang tidak melaut, dengan memperbaiki mesin dan badan katernya.

Dalam bincang bincangnya dengan Okeybozz, kik Supok menceritakan bahwa dirinya sudah melaut dan menjadi nelayan kater dari sekitar tahun delapan puluhan, hal yang sama juga diceritakan oleh Kik Samat, dirinya yang sudah sepuh masih kuat untuk turun melaut, karena memang tak ada yang bisa dilakukannya untuk mencari nafkah selain menjadi nelayan kater.

Walaupun berpenghasilan pas pasan dengan menjual hasil tangkapan berupa ikan atau cumi cumi kepada tengkulak yang datang membelinya, baik Kik Supok maupun Kik Samat, merasa sangat bersyukur, karena laut selalu menyediakan ikan atau hewan tangkapan lainnya, dan berharap agar laut selalu terjaga kelestariannya.

 

Kik Supok dan Kik Samat mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya, atas perhatian Pemerintah yang membangun Talud Penahan Gelombang yang sedang dibangun sekarang ini, dengan adanya talud ini, pondok pondok nelayan di sekitar bibir pantai tidak takut roboh lagi jika diterjang ombak besar yang menghantam bibir pantai jika musim barat tiba.

“ Kamek nak ngucapkan terimakaseh nok segede gede e kan Pemerintah, atas perhatian e nok la ngembangun Talud Penahan Gelombang nok sekarang tengah debangun ini, dengan adenye talud ini, pundok pundok nelayan sekitar biber pantai dak takut ruboh agik, kaluk deterjang umbak gede nok ngehantam biber pantai kaluk musim barat datang” Kata Kik Supok yang diaminkan juga oleh Kik Samat.

Tak Cuma itu, Kik Supok menerangkan bahwa ada seratusan nelayan dipantai Pering, yang terdiri dari dua jenis yaitu Nelayan Kater dan Nelayan perahu, para nelayan nelayan ini mengharapkan agar bantuan pemerintah tak hanya berhenti pada talud saja.

Kedepannya semoga pemerintah juga bisa melakukan pendalaman alur muara yang dangkal dan sering menyebabkan perahu atau kater kandas, ketika air sedang surut, dan juga agar Pemerintah bisa mengadakan Pabrik Es Batu untuk membantu pasokan Es Batu bagi para Nelayan.

Selama ini yang membantu pasokan es batu bagi para nelayan adalah, para Tengkulak besar yang datang ke pantai Pering, untuk membeli hasil tangkapan dari nelayan perahu, sebagian besarnya berasal dari Tanjung Pandan dan hasil tangkapan yang telah dibeli otomatis dibawa ke Tanjung Pandan untuk dijual langsung disana atau di jual keluar Pulau Belitung.

“ Semoga bantuan pemerintah dak berenti hanye de talud saja’, kedepan e kamek nelayan ne, mengharapkan agar pemerintah dapat melakukan pendalaman alor muare nok la dangkal dan rajin muat kandas perahu kamek, terlebeh agik supaye pemerintah dapat mengadekan pabrik es batu untuk ngembantu’ kamek karene selamak ini kamek meli e kan urang tanjong nok meli ikan tangkapan perahu” ujar Kik Samat dan Kik Supok bersamaan.
(Iwan Gabus, okeybozz.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed