oleh

Masyarakat Peduli Transparansi dan Demokrasi (MPTD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Gedung DPRD Babel , Ini 6 Tuntutannya

Okeybozz.com , Bangka Belitung – Puluhan massa yang tergabung dari Masyarakat Peduli Transparansi dan Demokrasi (MPTD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Babel, Senin (28/10/2019).

Namun sangat disayangkan, menurut ketua korlap yang tergabung dalam MPTD Babel, mengatakan,” Saat menggelar aksi unjuk rasa tersebut tidak  satupun Anggota DPRD Babel karena ada kegiatan diluar daerah (DL),”Ungkap Ade Bayu Pralingga

Meskipun demikian, para aksi unjuk rasa itu dapat diterima oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Babel, Syaifuddin.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut mereka menuntut pihak DPRD Babel agar dapat membantu menyalurkan aspirasi kami terhadap pihak-pihak terkait sehingga kami dapat menerima apa yang menjadi tujuan utama dari tuntutan kami ini,”Harapnya.

Adapun isi tuntutan kami adalah:1). Meminta kejelasan kepada Gubernur Babel surat izin dari Menteri KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), serta surat anilisa dampak lingkungan (AMDAL) penambangan batu pada Bukit Tunggal Desa Air Mesin Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah,2). Meminta kepada DPRD Babel untuk membentuk pansus tentang kejelasan surat izin dari Menteri KLHK serta surat anilisa dampak lingkungan (AMDAL) penambangan batu pada Bukit Tunggal Desa Air Mesin Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah,3). Meminta kepada pihak

Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung untuk memproses dugaan korupsi SPPD fiktif DPRD Kabupaten Bangka periode 2014-2019, 4). Meminta kepada Polda, Kejati Babel untuk memproses Dugaan korupsi pembangunan di Kampus-Kampus yang menggunakan Uang Negara Puluhan Milyar Rupiah dan Gedungnya tidak selesai hingga melewati waktu yang telah ditetapkan.mustahil tidak ada tersangka dalam waktu bertahun-tahun, sementara kasus ini pernah diproses oleh Polda dan Kejati Babel, 5). Meminta Kejati Babel untuk membeberkan para penikmat uang korupsi hasil OTT Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung terhadap mantan Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saudara Suranto Wibowo, 6). Gerakan kami adalah gerakan untuk mengisi ruang-ruang kritis Mahasiswa dan Masyarakat untuk menjadi sosial control di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,”Tuntut Ade Bayu Pralingga kepada Wartawan di depan Gedung DPRD Babel, Senin(28/10/2019).

Sementara itu, Sekretaris DPRD Babel, Saifuddin saat menerima para aksi unjuk rasa tersebut mengatakan,”Kami menyampaikan permohonan maaf dari Pak Ketua (DPRD Babel-red) khususnya, Pak Didit tadi sedang menghadiri atau melayat pemakaman keluarga beliau, kemudian Anggota Dewan kita sedang melaksanakan tugas luar sesuai dengan jadwal,” Ucap Syaifuddin.

“Terkait permasalahan aktivitas penambangan dan pemangkasan Bukit Manunggal ini, Saifuddin,selaku Sekretaris  DPRD Babel menjelaskan,”Bahwa pihak DPRD Babel sendiri sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi yang tepat,”Beber Syaifuddin.

“Sedangkan ini nanti akan kami sampaikan kembali kepada Pak Ketua dan Anggota DPRD Babel yang lainnya, agar sesuai dengan tuntutan adik-adik ini,” Jelasnya.

Kemudian Ia menambahkan, Sekwan DPRD Babel, Syaifuddin mengatakan,” Bahwa terkait dengan Revisi UU KPK, pihak eksekutif, legislatif dan beberapa perwakilan Mahasiswa dari beberapa Universitas di Babel sudah menyampaikan penolakan ke DPR RI beberapa waktu,”Unggahnya.

Perlu diketahui,”Pak Wakil Gubernur, Pak Ketua DPRD Babel, dan adik-adik Mahasiswa Babel yang tergabung di dalam Badan Eksekutif Mahasiswa beberapa waktu yang lalu sudah menemui DPR RI, jadi sudah disampaikan, dan kita sedang menunggu hasilnya,” Tutupnya.(Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed