oleh

Lada Babel Dioplos..?

“… diharapkan Tata Kelola Lada dari sisi hulu sampai hilir dapat terkelola dengan baik, sehingga dapat meningkatkan posisi tawar..”Erzaldi RosmanGubernur Babel

PANGKALPINANG, OKEYBOZ – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar Focus Group Discussion (FGD),  membahas Tata Kelola Lada Babel. FGD dipimpin langsung Gubernur Babel Erzaldi Rosman, di Ruang Rapat Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel beberapa waktu.Tujuan FGD ini untuk menyamakan persepsi tentang penatausahaan lada di Babel. Gubernur Erzaldi saat memimpin diskusi menjelaskan bahwa Tata Kelola Lada Babel selama ini, kurang tepat dari jalur yang seharusnya.

Lada Babel yang terkenal dengan kualitas premiumnya, menurut Gubernur, disinyalir digunakan sebagai pencampur lada daerah lain, sehingga seolah – olah lada tersebut dari Babel.“Harus ada pembatasan pengiriman Lada ke luar daerah,” tegas Gubernur.Oleh sebab itu, Gubernur mengajak stakeholder seperti KSOP, Bea Cukai, Balai Karantina, Disperindag Babel, Bapepti, IPB, BPPT, Dewan Rempah Babel, dan semua yang terkait dengan pengiriman lada, baik keluar maupun dalam negeri, ikut hadir dalam FGD tersebut.

Gubernur menambahkan, Lada Babel boleh dikeluarkan dengan ketentuan untuk dalam negeri sudah melalui proses dihilirisasi, sedangkan untuk ke Luar Negeri boleh dalam bentuk butiran, namun sudah dalam kondisi dalam karung yang tersegel bersertifikat geografis dalam merk Muntok White Pepper.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed