by

Cegah Abrasi Demi Pelestarian Pantai, Pokdarwis Pantai Kelisut Toboali Siapkan 36.000 Bibit Mangrove

Penulis : Doni Malik
OKEYBOZ.COM, TOBOALI – Keberadaan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) merupakan ujung tombak dan mitra Pemerintah dalam membantu menjaga, melindungi dan melestarikan kawasan-kawasan yang memiliki potensi wisata. Sebagai salah satu organisasi yang berbasis masyarakat kelompok ini juga dapat membantu pemerintah dalam melakukan sosialisasi dan implementasi unsur-unsur sapta pesona dalam kegiatan kepariwisataan khususnya di Kabupaten Bangka Selatan.


Begitu juga halnya yang dilakukan oleh sekelompok pemuda-pemuda aktif yang bernaung dalam Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Pantai Kelisut Toboali ini. Kelompok yang terbentuk pada tanggal 22 maret 2018 dan bermarkas di Kelurahan Tanjung Ketapang toboali ini sudah sejak lama merasakan adanya kekhawatiran terhadap rusaknya laut, abrasi pantai dan berkurangnya populasi mangrove.


Saat dihubungi OKEYBOZ.COM, Adil selaku ketua Pokdarwis Pantai Kelisut Toboali tidak menapikan bahwa saat ini telah terjadi pengrusakan terhadap laut dan berimbas kepada berkurangnya populasi mangrove.
“Tidak dapat pungkiri bahwa pengrusakan saat ini marak dilakukan di laut sehingga populasi mangrove di daerah kita sudah berkurang. Pada saat ini kita ketahui bersama mangrove memiliki banyak fungsi di antaranya adalah untuk pencegahan abrasi di pantai dan merupakan salah satu paru-paru dunia”. Ungkapnya
Untuk wilayah pantai kelisut Toboali sendiri, penanaman mangrove sudah pernah dilakukan dan untuk saat ini Pokdarwis tengah melakukan persiapan lahan, pematokan, persiapan bibit dan pemasangan ajir kayu pelindung mangrove untuk persiapan acara “Padat Karya Penanaman Mangrove” pada bulan November nanti yang diselenggarakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang bersifat padat karya atau pelibatan masyarakat secara langsung.
“Saat ini saya dan kawan-kawan di Pokdarwis sedang melakukan pematokan dan pemancangan ajir, dan pada minggu (4/10/2020) kemarin yang sudah terpasang sebanyak 33.000 batang. Selain itu kita juga telah mempersiapkan bibit untuk ditanam dan telah kami semai sebanyak kurang lebih 36.000 ribu bibit yang dimulai tanggal 10 sampai 30 september lalu”. Ungkap Adil.


Selain itu, ia juga menambahkan meski banyak kendala akan tetapi proses yang mereka lalui terasa tidak begitu berarti dikarenakan yang terlibat dalam proses ini bukan hanya anggota Pokdarwis saja.
“karena kegiatan bersifat padat karya artinya dari mulai pematokan dan pembibitan tentunya kami juga mengutamakan untuk turut melibatkan ibu rumah tangga, nelayan sekitar, penggiat wisata, dan masyarakat setempat yang nantinya akan ditanam dilokasi pantai kelisut Toboali yang luasnya sekitar 10 hektar. Walau terkadang ada kendala dalam prosesnya seperti saat pembibitan dan pemasangan patok yang terkendala oleh waktu pasang surut air laut”. tambahnya
“ Kami selaku penggiat wisata sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini karena selain dapat memberdayakan masyarakat di tengah sulitnya ekonomi masa pandemi corona ini kami juga dapat melakuakn penghijuan yg tentunya akan bermanfaat unttk orang bnyak. Semoga acara pada bulan November nanti bisa berjalan sesuai dengan yang kita harapkan”. Harap Adil.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed