by

Polemik Surat Pernyataan KBM SD, Eddy : Seperti Jaminan Hutang Saja!

Penulis : Cepi Marlianto

OKEYBOZ.COM, PANGKALPINANG – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi, menegaskan kepada seluruh Kepala Sekolah Dasar (SD) untuk tak mencoba menerapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka sebelum ada instruksi dari pihaknya.

Hal itu lantaran belakangan ini beredar surat pernyataan yang wajib diisi oleh para orang tua terkait setuju atau tidak dengan pelaksanaan KBM tatap muka. Sebab, sejauh ini Disdikbud belum menginstruksikan untuk mengumpulkan surat pernyataan tersebut.

“Kalau tidak setuju tolak saja buat pernyataan itu (KBM SD-red). Sejauh ini kita hanya menginstruksi untuk jenjang SMP saja. Kita meminta kesepakatan antara orangtua dengan komite dan itu sudah selesai dan siap melaksanakan KBM tatap muka,” katanya di Pangkalpinang kepada OkeyBoz.com, Jumat (16/10/2020).

Menurut Eddy, ditengah pandemi seperti sekarang ini Belajar Dari Rumah atau BDR menjadi pilihan tepat, tetapi peserta didik tidak dituntut untuk ketuntasan belajar dan kurikulum lantaran dapat membuat murid dan orang tua stres. Oleh sebab itu harus disesuaikan apalagi Pangkalpinang masih zona oranye.

BACA JUGA : Gubernur Erzaldi Bahas Peraturan Gubernur Untuk Pengembangan Terminal Khusus Babel

“BDR tidak dituntut untuk ketuntasan belajar dan kurikulum, tetapi ditengah pandemi ini silahkan dikembangkan oleh sekolah-sekolah. Karena Dinas Pendidikan sudah menginformasikan kepada sekolah, misal kurikulumnya mau mandiri, K 13 atau darurat kita silahkan, karena tidak ada keharusan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed