by

Wako dan Wawako Pangkalpinang, Sama-sama Akui Susah Tertibkan Aktivitas TI

Penulis : Cepi Marlianto

OKEYBOZ.COM, PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Maulan Aklil alias Molen akhirnya menanggapi insiden terkait partner kerjanya yang tak digubris oleh para penambang Timah Inkonvensional atau TI di kawasan Parit Enam beberapa hari lalu.

Diakui Molen, aktivitas tambang ilegal ditempat tersebut sudah sedari dulu susah ditertibkan.

“Kita susah menertibkan aktivitas TI tersebut. Sekarang pelan-pelan Satpol PP kita sudah mencoba menertibkan untuk melakukan crosscheck dan tetap kita upayaakan penertiban,” ungkap Molen kepada OkeyBoz.com, Jumat (13/11/2020).

Mantan Pj Bupati OKU ini mengatakan, Pemerintah Kota Pangkalpinang saat ini tengah berusaha melakukan penertiban aktivitas tambang timah ilegal yang ada di Kota Beribu Senyuman. namun, dirinya tak dapat menargetkan sampai kapan Pangkalpinang dapat zero tambang.

“Saya tidak pakai target kapan Pangkalpinang bisa sampai nol tambang,” ungkapnya.

Sempat diberitakan sebelumnya, geliat tambangan Timah Inkonvensional atau TI di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kian menunjukkan tajinya. Bahkan tak kenal rasa takut lagi.

Padahal kegiatan tersebut sudah jelas-jelas dilarang didalam Peraturan Daerah Kota Pangkalpinang Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang dan Perda Nomor 7 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman masyarakat.

Hal itu terbukti, ketika Wakil Wali Kota Pangkalpinang, M Sopian, membuka acara mobile VCT tes HIV di lokalisasi Parit Enam, Kelurahan Bacang, Kecamatan Bukit Intan, Rabu pagi (11/11/2020).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed