Mehoa Berharap Angka Putus Sekolah di Bateng Zero

waktu baca 3 menit
Selasa, 2 Mei 2023 17:59 23 Admin

 

Caption : Ketua DPRD Bangka Tengah Mehoa (ist)

Penulis : Afsana Dika

OKEYBOZ.COM, BANGKA TENGAH —Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tanggal 2 Mei, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Mehoa harapkan angka putus sekolah di Bateng zero menjadi Nol

Menurutnya, pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Tengah dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk lebih meningkatkan pengawasan agar angka putus sekolah menjadi Nol

“Saya harap pada momentum ini angka putus sekolah di Bangka Tengah menjadi (Nol). Kita kejar sampai zero dengan alasan apapun itu, tugas pemerintah daerah,” kata Mehoa, Selasa (2/4/2023).

Ia menambahkan, kesuksesan dunia pendidikan tidak terlepas dari peran guru-guru di sekolah yang juga terus meningkatkan kualitas diri sehingga mampu memberikan pembelajaran yang inovatif sesuai perkembangan dan tuntutan jaman.

Lanjutnya, termasuk peranan utama pada Orang Tua wali murid masing-masing anak, biasa nya dalam hal komunikasi dan semangat literasi sesuai dengan yang mereka pahami, tidak muluk-muluk dalam mendeskripsikan bayangan depan dan target tujuan sekolah perlu sampai jenjang tertentu.

“Secara teknis kita dukung dengan anggaran. Dinas pendidikan juga harus mengantisipasi calon anak tidak melanjutkan sekolah dimana? kan ada data di sekolahnya langsung, mulai la dengan wawancara ke anak dengan cara yang interaksi dan menarik. Di kelas sudah ada data siapa anak yang bermasalah dan perlu di atensi. Bermasalah di sini bukan faktor biaya tapi mentalitas, putus asa, apatis, komunikasi yang buruk antara orangtua, walimurid, murid, guru dan lingkungan serta penyebab lainnya,” ujarnya.

Selain itu, fasilitas sarana prasarana pendidikan harus semakin memadai, dan kesejahteraan tenaga pendidik ditingkatkan. Hal ini menjadi tanggungjawab pemerintah daerah melalui kebijakan yang dikeluarkan.

Mehoa menjelaskan, pada saat croscek LKPJ Bupati tahun anggaran 2022 di salah satu SD Negeri di desa Cambai, Ruang Kelas, Kursi dan Meja sudah sangat tidak layak.

Bahkan, pihaknya, sampai kasih masukan ke guru dan kepala sekolah supaya membelikan terlebih dulu taplak meja yang plastik dan tebal supaya di pakai agar murid nyaman untuk menulis.

“Kemudian seperti SMP 1 Pangkalan Baru, sudah banyak mencetak SDM Penerus yang luar biasa berkontribusi untuk pembangunan daerah, ada yang di PNS dan Pejabat Pemerintahan strategis. Tapi setelah pansus LKPJ dapil 3 turun mengecek bantuan APBD Rehab Laboratorium dan ruang kelas. Kami juga melihat meja kursi tidak layak lagi, sudah tua, sudah lapuk, sudah bolong, sudah typex semua, menyedihkan, bocor juga ruang kelas dan bangunannya. Jika dibangun APBD kita tidak cukup. Tapi kita harus membidik anggran yang lebih besar lagi, tapi Politik will harus dimainkan,” jelasnya.

Pada momentum peringatan hari pendidikan ini, Mehoa juga berpesan kepada para murid yang masih duduk di bangku sekolah untuk mengejar cita-cita setinggi mungkin.

 

“Pendidikan memang tidak menjamin kesuksesan seseorang di masa yang akan datang. Tapi dengan pendidikan seseorang dapat menentukan arah dan cara untuk mencapai kesuksesan. Selamat Hari Pendidikan Nasional Tahun 2023,” pesan Mehoa.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!