
Editor : Tri
OKEYBOZ.COM, PANGKALPINANG — PT Timah terus menerapkan program perlindungan hutan keanekaragaman hayati (Kehati) di wilayah operasional perusahaan. Hal ini merupakan wujud komitmen PT Timah dalam menjalankan proses bisnis perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan.
Perlindungan keanekaragaman hayati yang dilakukan PT Timah meliputi Hutan Keanekaragaman Hayati. Hutan Keanekaragaman Hayati merupakan program keanekaragaman hayati yang dilakukan PT Timah sebagai wujud upaya pelestarian ekosistem alam di sekitar perusahaan dengan cara melindungi dan menjaga flora dan fauna yang ada di dalamnya serta menjaga peran ekologisnya.
PT Timah menyadari bahwa Hutan Keanekaragaman Hayati merupakan ekosistem yang penting bagi kelangsungan hidup berbagai jenis flora dan fauna, serta memberikan jasa ekosistem yang vital bagi manusia.
PT Timah mengelola tiga Hutan Keanekaragaman Hayati yaitu Hutan Kota Muntok yang terletak di Kabupaten Bangka Barat seluas 2,2 hektar, Reklamasi Kampoeng Air di Merawang Kabupaten Bangka seluas 37 hektar dan Hutan Keanekaragaman Hayati Kundur di Merawang Kabupaten Bangka seluas 37 hektar. Kundur, Kabupaten Karimun seluas 17 hektar.
Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, PT Timah, dalam melaksanakan perlindungan Hutan Keanekaragaman Hayati melakukan beberapa program seperti penanaman dan penanaman kembali, pemeliharaan dan perawatan tanaman – pengayaan jenis tanaman, perawatan hewan, laboratorium kultur jaringan, pembibitan tanaman. dan melaksanakan pemantauan dan evaluasi.
Program pengelolaan Hutan Keanekaragaman Hayati yang dilakukan PT Timah telah memberikan dampak terhadap ekosistem lingkungan. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah jenis flora dan fauna di setiap hutan keanekaragaman hayati.
Saat ini jumlah flora dan fauna di Hutan Alam Muntok sebanyak 61 jenis flora dan 36 jenis fauna. Sedangkan di Kampoeng Reklamasi Air terdapat 52 jenis flora dan 37 jenis fauna. Di Hutan Alam Kundur terdapat 32 jenis flora dan 44 jenis fauna.
Keberadaan Hutan Keanekaragaman Hayati PT Timah telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar, seperti sarana rekreasi dan edukasi bagi masyarakat sekitar.
Tak hanya itu, Hutan Keanekaragaman Hayati juga menjadi tempat penyerapan karbon sehingga mengurangi polusi udara dan menyediakan oksigen untuk pernafasan makhluk hidup di lingkungan sekitarnya.
Serta menjadi empat flora dan fauna yang hidup bagi keseimbangan ekosistem dan kelestarian lingkungan. Hutan keanekaragaman hayati juga menjadi tempat pelestarian dan perlindungan ekosistem satwa liar.
Di kawasan Hutan Keanekaragaman Hayati ini, PT Timah Tbk melestarikan berbagai jenis flora dan fauna endemik di setiap wilayah operasional perusahaan.
Head of Corporate Communications PT Timah, Anggi Siahaan mengatakan, PT Timah dalam menjalankan proses bisnis selalu mematuhi persyaratan peraturan lingkungan hidup dan juga menerapkan berbagai program yang tidak hanya memenuhi persyaratan peraturan (beyond Compliance) dalam melestarikan keanekaragaman hayati.
“PT Timah mengintegrasikan pengelolaan keanekaragaman hayati dengan menjamin kelestarian ekosistem, mencegah dan meminimalkan dampak kegiatan terhadap keanekaragaman hayati. Salah satunya adalah Hutan Keanekaragaman Hayati,” kata Anggi. (*)
Tidak ada komentar