Prof. Udin Blusukan ke Pasar Pagi, Disambut Hangat Pedagang dan Warga

waktu baca 2 menit
Rabu, 2 Jul 2025 07:41 21 Admin

OKEYBOZ.COM, PANGKALPINANG — Suasana Pasar Pagi Pangkalpinang, Minggu (30/06/2025), mendadak riuh bukan karena lonjakan harga cabai atau ikan laut, melainkan karena kehadiran sosok yang tengah hangat diperbincangkan: Prof. Saparudin, atau yang akrab disapa Prof. Udin. Bak magnet, kedatangan calon Wali Kota Pangkalpinang ini menyedot perhatian para pedagang dan pengunjung pasar.

Mengenakan kemeja putih bersih dan peci hitam yang menjadi ciri khasnya, Prof. Udin menyusuri lorong-lorong pasar yang padat. Senyum ramah tak henti menghiasi wajahnya, sementara tangan kanannya aktif menyalami warga satu per satu.

Dari arah lapak sayur-mayur, terdengar suara lantang seorang ibu pedagang yang membuat suasana semakin hidup,
“Kami siap mendukung, ne! Menangkan, Prof!”
Ucapan yang langsung disambut senyum lebar dan anggukan hangat dari Prof. Udin.

Alhamdulillah, saya senang bisa turun langsung dan melihat aktivitas warga. Pasar tradisional seperti ini adalah denyut nadi ekonomi rakyat. Kita perlu pastikan pasar tetap nyaman, tertata, dan pedagang kecil terus diberdayakan,” ujar Prof. Udin kepada awak media OKEYBOZ.COM.

Blusukan itu bukan sekadar pencitraan. Prof. Udin terlihat memborong cabai, daun sop, dan sayur-mayur dari para pedagang sebagai bentuk dukungan nyata kepada pelaku usaha mikro. Tak hanya itu, ia juga menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah pedagang yang menyampaikan keluhan mereka secara langsung, mulai dari mahalnya sewa lapak, buruknya sanitasi pasar, hingga menurunnya pembeli di hari kerja.

Ini semua jadi catatan penting bagi kami. Jika kami dipercaya memimpin, revitalisasi pasar dan penguatan UMKM rakyat kecil akan menjadi prioritas utama. Pasar harus menjadi tempat yang nyaman, aman, dan menguntungkan bagi semua,” tegasnya.

Kehadiran Prof. Udin pagi itu bukan hanya menyemarakkan suasana pasar, tetapi juga membawa angin segar harapan bagi banyak pedagang kecil yang selama ini merasa kurang didengar.

Blusukan ala Prof. Udin ini menunjukkan bahwa politik tak harus jauh dari rakyat. Menyapa, mendengar, dan merasakan langsung denyut kehidupan masyarakat adalah langkah awal menuju perubahan yang lebih baik. Bukan sekadar janji, tapi aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan warga.

Redaksi akan terus mengawal geliat demokrasi di Pangkalpinang, termasuk langkah-langkah calon pemimpin seperti Prof. Udin yang berani turun ke lapangan dan mendengar dari hati.(okeyboz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!