“Pesan Monohok Atok Kulup untuk Prof Udin dan Cece Dessy, Ramah, Jangan Sombong, dan Turun ke Rakyat!”

waktu baca 2 menit
Sabtu, 5 Jul 2025 08:34 32 Admin

Caption : Atok kulup bersama Imam Wahyudi. (Ist).

 

Editor : Aditya

OKEYBOZ.COM, PANGKALPINANG — Malam itu di Pondok Kebun milik Ahmadi Sofyan alias Atok Kulup, suasana hangat dibalut percakapan penuh makna. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Babel, Imam Wahyudi, bersama rombongan, menyambangi tokoh karismatik tersebut, Jumat (4/7/2025), untuk memohon restu sekaligus menyerap wejangan.

Namun, yang mereka terima bukan sekadar nasihat biasa. Dengan gaya khasnya, Atok Kulup menyampaikan pesan yang sederhana tapi menggetarkan: “Ramah dan jangan sombong.”

Wejangan itu bukan sekadar basa-basi politik. Bagi Atok Kulup, dua sikap itu adalah fondasi utama bagi siapa pun yang ingin jadi pemimpin sejati—terutama bagi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin (Prof Udin) dan Dessy Ayutrisna (Cece Dessy), yang baru saja resmi mendaftar ke KPU Pangkalpinang untuk bertarung dalam Pilkada Ulang 2025.

“Pemimpin itu bukan menara gading. Harus sering turun ke masyarakat, mendengar langsung keluhan, saran, dan aspirasi mereka. Jangan malu berjabat tangan, jangan alergi kritik,” tegas Atok Kulup.

Nasihat itu langsung diserap Ustadz Imam, sapaan akrab Imam Wahyudi, yang kini juga duduk sebagai Anggota Komisi III DPRD Provinsi Babel. Sebagai Ketua Tim Pemenangan Prof Udin dan Cece Dessy, ia mengaku mendapat banyak pelajaran penting dari pertemuan tersebut.

“Kata kuncinya: pemimpin itu harus merakyat. Kalau sudah merakyat, dia pasti ramah, tidak sombong, dan tahu apa yang dibutuhkan rakyat,” ujar Imam tegas.

Imam juga menegaskan bahwa kehadiran pasangan Prof Udin dan Cece Dessy adalah bentuk harapan baru masyarakat Pangkalpinang—harapan akan lahirnya pemimpin yang peduli, responsif, dan punya visi jelas membangun kota ini, tidak hanya dari balik meja, tapi dari tengah-tengah denyut kehidupan warganya.

Dengan pesan tajam dan sarat makna dari Atok Kulup, publik kini menanti: akankah Prof Udin dan Cece Dessy benar-benar menjadi pemimpin yang rendah hati tapi kuat visi?

Pilkada Ulang 2025 bukan sekadar kontestasi politik. Ini pertaruhan besar untuk masa depan Kota Pangkalpinang. Dan sebagaimana pesan Atok Kulup: “Ramah dan jangan sombong—itulah awal dari kepemimpinan yang dicintai.” (okeyboz)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!