Wali Kota Pangkalpinang Gelar Apel Perdana Pasca-Lebaran, Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima

waktu baca 2 menit
Senin, 6 Apr 2026 17:08 53

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM — Momentum Idulfitri 1447 Hijriah dijadikan Wali Kota Pangkalpinang, Prof Udin, sebagai titik awal pembaruan semangat kerja bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Hal itu tercermin dalam apel gabungan perdana setelah libur Lebaran yang digelar di halaman Kantor Wali Kota, Senin (6/4/2026) pukul 07.30 WIB. Apel tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, jajaran pejabat eselon II, kepala bagian Setdako, para camat, lurah, hingga seluruh ASN di lingkungan Pemkot Pangkalpinang.

Berdiri di hadapan ratusan aparatur, Prof Udin menekankan bahwa kembali masuk kerja bukan sekadar rutinitas, melainkan harus diiringi perubahan nyata dalam sikap dan etos kerja.

“Nilai-nilai Ramadan harus kita bawa ke dalam tugas sehari-hari. Jadilah aparatur yang lebih baik, lebih semangat, dan lebih bertanggung jawab dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai tantangan birokrasi yang terus berkembang menuntut ASN untuk lebih dinamis dan adaptif. Pelayanan publik, tegasnya, tidak boleh berjalan stagnan melainkan harus terus ditingkatkan dari segi kecepatan, ketepatan, dan kualitasnya.

Prof Udin mengumumkan kebijakan Work From Home (WFH) yang akan diterapkan di lingkungan Pemkot Pangkalpinang, menyusul surat edaran dari kementerian terkait.
Skema WFH diberlakukan setiap hari Jumat dengan sistem bergiliran, sebanyak 50 persen ASN diizinkan bekerja dari rumah, sementara 50 persen sisanya tetap hadir di kantor.

Namun, kebijakan ini tidak berlaku mutlak untuk semua sektor. Layanan publik yang bersifat esensial seperti rumah sakit, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), sektor pendidikan, serta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) wajib tetap beroperasi penuh tanpa pengurangan.

Prof Udin menegaskan bahwa pejabat eselon II dan eselon III tidak masuk dalam skema WFH dan tetap diwajibkan hadir di tempat kerja. Kebijakan WFH hanya berlaku bagi tenaga fungsional dan staf administrasi, dengan pengaturan giliran yang disesuaikan oleh masing-masing perangkat daerah.

Wali Kota juga mendorong ASN untuk menggerakkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat. Ia meminta kegiatan tersebut dirutinkan dua kali dalam sepekan, setiap Selasa di lingkungan internal kantor dan setiap Jumat bersama warga di wilayah masing-masing.

“ASN harus menjadi motor penggerak, bersinergi dengan lurah, RT, RW, dan masyarakat. Gotong royong bukan hanya soal kebersihan, tapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan warga,” kata Prof Udin.

Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap semangat pasca-Lebaran ini menjadi fondasi untuk mendorong kinerja birokrasi yang lebih optimal, sekaligus mewujudkan kota yang lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi seluruh warganya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!