Penambang Belitung Timur Diajak Jaga Kondusivitas, Khairul Edi: Jadikan Kejadian 7 Agustus sebagai Pelajaran

waktu baca 2 menit
Rabu, 2 Sep 2026 22:04 45

BELITUNG TIMUR, OKEYBOZ.COM — Masyarakat, khususnya para penambang di Kabupaten Belitung Timur, diajak bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, dan kondusivitas daerah. Ajakan tersebut disampaikan Khairul Edi Hanafi, warga Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung.

Khairul Edi meminta berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat diselesaikan melalui jalur dialog dan musyawarah, bukan dengan tindakan yang dapat memicu gejolak.

“Kami mengajak seluruh warga Belitung Timur untuk bersama-sama menjaga kondusivitas, kestabilan, keamanan dan kenyamanan masyarakat. Apa yang telah terjadi hendaknya menjadi cambuk bagi kita untuk berbuat lebih baik ke depan,” kata Khairul.

Ia juga mengajak masyarakat penambang menghargai upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat, termasuk terkait harga timah dan keberlangsungan pembelian hasil tambang di lapangan.

“Teman-teman penambang, mari kita hargai kerja keras pemerintah. Orang-orang tua kita yang ada di pusat maupun di daerah telah berikhtiar menjaga stabilitas keamanan sekaligus mengupayakan agar harga timah dan pembeli di lapangan dapat berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi yang aman dan kondusif sangat penting bagi keberlangsungan aktivitas masyarakat dan roda perekonomian. Karena itu, ia mengajak tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan.

Khusus kepada penambang di Desa Batu Penyu, Khairul mengingatkan agar persoalan di lapangan tidak disikapi secara sepihak.

“Kalau ada hal-hal di lapangan yang kurang berkenan, mari kita duduk bersama dan bermusyawarah. Jangan mengambil keputusan sendiri-sendiri karena kita memiliki pemerintah dan pihak yang mengayomi serta membantu kita,” tegasnya.

Ia berharap kejadian unjuk rasa pada 7 Agustus lalu dapat menjadi pembelajaran agar hal serupa tidak kembali terjadi. Menurutnya, karakter masyarakat Belitung yang guyub, santun, dan menjunjung tinggi adab harus terus dipertahankan.

“Jangan sampai hal-hal yang tidak kita inginkan seperti kejadian 7 Agustus kemarin terulang kembali. Mari kita kembalikan Belitung Timur seperti sebelumnya, damai dan guyub,” ujarnya.

Khairul meyakini suasana daerah yang aman dan penuh kebersamaan akan membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi serta menghadirkan lebih banyak peluang dan keberkahan bagi masyarakat.

“Setelah kejadian kemarin, mari kita jadikan itu sebagai cambuk dan pemikiran untuk ke depan. Jangan sampai terulang kembali hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!