
OKEYBOZ.COM, BELITUNG — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Belitung mengadakan kegiatan Optimalisasi Fundraising Zakat, bertempat di gedung PLUIT Kantor Kementerian Agama (Kemenang) Kabupaten Belitung, pada hari Rabu dan Kamis 23 sampai dengan 24 Oktober 2024.
Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Baznas Republik Indonesia (RI)I Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan S.Ag, M.Si., CFRM, Kepala Devisi Pengumpul Digital Baznas RI Fahrudin, S.Sos., M.M, Koordinator Kemitraan Ritel Baznas RI Ines Rahayu Fatimah dan Koordinator Muzaki Loyalty Baznas RI Faya Rizti Khoiriyah.
Dalam sambutan serta membuka kegiatan, Rizaludin Mengatakan Baznas RI mendorong Baznas Belitung dalam hal penghimpunan serta mendukung atau menghimpun zakat yang selama ini sudah ada dan terbentuk untuk lebih maksimal.
“peran mereka sebagai penghimpun zakat dapat ditingkatkan melalui pengelolaan dana zakat yang baik dan profesional. Ini harus dicerminkan dalam pelayanan yang memuaskan, metode dan teknik pengumpulan yang efektif, serta dampak positif dari dana yang dihimpun dalam pelaksanaan program,” kata Rizaludin Kurniawan.
Rizaludin menambahkan, dirinya berharap para penghimpun zakat dalam melayani para muzakki termasuk jangan lupa memberikan laporan terhadap manfaat dampak infak sedekah yang dihimpun dari masyarakat. Rizaludin juga menyarankan agar Baznas Belitung memperluas penghimpunan zakat, karena masih banyak potensi zakat di Belitung yang belum tersentuh.
“Potensi zakat masih sangat besar, karena pengumpulan zakat ini terbatas pada UPZ yang ada di masing-masing lingkungan, terdapat potensi besar di Belitung, dan jika masyarakat percaya pada pengelolaan Baznas Belitung, pengumpulan zakat tentu akan meningkat. Ini termasuk dari kalangan orang kaya, serta zakat dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan pertambangan. Baik perusahaan maupun pemilik usaha juga harus dijangkau,” terangnya.
Kemudian, Baznas RI juga mendorong penghimpunan zakat infak dan sedekah (ZIS) melalui aplikasi digital sehingga tidak terbatas hanya masyarakat muslim yang ada di Belitung, melainkan bisa menghimpun di seluruh Indonesia bahkan luar negeri.
“penghimpunan Zakat berbasis digital tentang zakat, infak dan sedekah juga akan diberikan sosialiasi soal itu,” tutup Rizaludin. (D>)
Tidak ada komentar