
Oleh: Chairunnisa Sal Sabila (Mahasiswa Universitas Bangka Belitung)
OKEYBOZ.COM, OPINI — Media sosial adalah alat komunikasi yang dikenal oleh semua orang, dimana sedang gencar-gencarnya dipergunakan dalam setiap lini kehidupan masyarakat saat ini. Media sosial dapat membantu kita mencari informasi yang ingin kita akses tanpa membutuhkan waktu yang lama. Menurut data statistik banyaknya pengguna aktif media sosial sebanyak 167 juta pengguna (64,3% dari populasi).
Media sosial banyak sekali diakses oleh masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Dulu, sebelum masyarakat mengenal media sosial mereka berinteraksi secara langsung, sedangkan di era sekarang ini semuanya serba menggunakan media sosial. “Kenapa banyak yang mengakses media sosial? Bahkan orang dewasa pun sudah banyak yang berselancar di media sosial.”
Salah satu faktor banyaknya orang mengakses media sosial adalah dimulai dari pandemi yang lalu, saat semua orang banyak menghabiskan waktu di rumah. Di era ini masyarakat mulai menggunakan media sosial secara berlebihan hingga berjam-jam, bahkan sebagian orang mulai bekerja melalui media online. Dalam dunia bisnis sekarang ini, kebanyakan berbisnis seperti menjual makanan dari offline berganti menggunakan media online. Orang-orang mempromosikan makanan tersebut melalui platform seperti WhatsApp, Instagram dan lain sebagainya.
Perpindahan dari media offline ke online telah banyak terjadi di semua bisnis. Sebelumnya kita mengenal bisnis yang berjalan di dunia nyata seperti toko biasa. Namun, seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi yang makin canggih, banyak bisnis mulai bergeser ke era digital. Pertanyaannya “Apakah bisnis bisa bertahan tanpa media sosial?”
Peran media sosial merupakan hal yang tidak bisa dielakkan di dunia bisnis. Bayangkan saja di era digital ini, pada saat kita menggunggah foto tentang produk bisnis makanan, dengan sekali unggah saja pesan kita sudah banyak dijangkau oleh banyak orang. Dengan cara ini, bisnis mempunyai banyak peluang untuk menjualkan produk. Selain itu, dengan media sosial kita dapat berinteraksi langsung dengan konsumen melalui platform seperti WhatsApp, Instagram dan lain sebagainya sehingga kita dapat dengan mudah membangun hubungan baik dengan konsumen.
Selain itu juga, dengan media sosial kita bisa mempromosikan langsung produk bisnis dengan memanfaatkan fitur-fitur gratis. Kebanyakan bisnis di media sosial akan membuat konten yang menarik dan diunggah melalui salah satu platform untuk menarik minat beli dari pelanggan. Salah satu cara yang biasanya digunakan oleh pebisnis seperti bisnis makanan adalah dengan membayar orang mereview makanan tersebut lalu diupload di media sosial. Dengan cara ini biasanya banyak konsumen yang penasaran lalu membelinya.
Platform media sosial yang sedang ramai digunakan saat ini untuk berbelanja adalah platform shopee. Di shopee ita dapat melihat barang tanpa pergi langsung ke tokonya. Kita dapat membeli barang yang kita inginkan dengan sekali tekan, lalu tinggal menunggu barang tersebut datang beberapa hari kemudian. Mudah sekali bukan?
Namun, apakah media sosial menjadi satu-satunya jalan untuk berbisnis?
Meskipun media sosial memiliki banyak manfaat untuk berbisnis, seperti meningkatkan penjualan, membangun hubungan yang baik dengan konsumen, dan mempromosikan barang, bukan berarti bisnis tidak dapat bertahan tanpa media sosial saja. Masih banyak bisnis yang dapat bertahan tanpa media sosial dengan cara mempromosikan dari mulut ke mulut atau pemasaran tradisional seperti iklan pada brosur.
Selain cara di atas, masih ada cara lain seperti mengikuti event atau pameran. Dengan mengikuti event dan pameran akan membuat sekelompok orang mengenal produk yang dijual tanpa menggunggah produk tersebut ke media sosial. Kunci keberhasilan bisnis tidak hanya terletak pada media sosial saja, tetapi juga harus ada strategi yang tepat dalam berbisnis.
Penulis menyimpulkan bahwa berbisnis baik offline ataupun online itu sama saja. Media sosial memang alat yang sangat berguna bagi bisnis modern. Namun, media sosial bukan satu-satunya cara untuk sukses dalam berbisnis. Setiap bisnis dapat memilih pendekatan dengan konsumen sesuai strategi bisnisnya masing-masing. Jadi, kunci keberhasilan bisnis tidak hanya pada media sosial, melainkan bagaimana cara kita meraih keberhasilan tersebut dengan kombinasi strategi pemasaran yang tepat, baik itu offline maupun online.
Tidak ada komentar