PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Antusiasme masyarakat memuncak. Hari kedua Festival Kampung Bintang, Sabtu (4/4/2026), sukses mengubah kawasan Jalan Kampung Bintang menjadi lautan manusia. Perayaan Ceng Beng ini tidak hanya memadukan olahraga, seni budaya, dan hiburan, tetapi juga menjadi bukti nyata persatuan di mana perbedaan dilihat sebagai kekayaan, bukan sekat pemisah.
Malam hari menjadi puncak kemeriahan dengan kehadiran tokoh-tokoh penting. Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, didampingi Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, dan Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, hadir membaur langsung bersama warga.
Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa festival ini adalah aset berharga yang harus dijaga.
“Festival ini menjadi simbol persatuan dan kekayaan budaya kita. Kita patut menjaga dan melestarikannya sebagai bagian dari identitas Bangka Belitung,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Saparudin mengaku takjub melihat respons masyarakat. Ia menilai kegiatan ini memberikan dampak ganda, baik secara sosial maupun ekonomi.
“Antusiasme yang luar biasa, khususnya di bazar UMKM, menunjukkan dampak nyata bagi perekonomian warga. Ini akan terus kita kembangkan ke depan,” tambahnya.
Momen paling hangat terjadi saat panggung hiburan bergulir. Tidak ada jarak antara pejabat dan rakyat. Gubernur, Wali Kota, dan tamu undangan lainnya naik ke atas panggung dan bernyanyi bersama diiringi musik Birdy Band, menciptakan suasana kekeluargaan yang sangat erat.
Ragam Acara Penuh Warna dari Pagi hingga Malam
Sejak matahari terbit, acara sudah berjalan dengan semarak. Pagi hari dibuka secara elegan melalui turnamen Ceng Beng Golf Cup di Lapangan Golf Girimaya, yang mempertemukan berbagai kalangan dalam semangat sportivitas.
Memasuki siang hingga sore, suasana semakin hidup. Kawasan festival dipadati pengunjung yang disuguhi atraksi bertubi-tubi.
Mulai dari penampilan drumband pelajar TK dan SMP Kasih Baptis, atraksi memukau Barongsai Khong Chiang, hingga alunan musik tradisional dambus dari grup Rampai Bunyi.
Tidak kalah seru, lomba line dance dan pertunjukan seni bela diri Wushu Ronin turut memanjakan mata penonton.
Sementara itu, akulturasi budaya terlihat sangat indah dalam Fashion Show Rentak Serumpun yang memadukan keanggunan budaya Melayu dan Tionghoa.
Ekonomi Masyarakat Tergugah
Di samping hiburan, festival ini juga menjadi pendorong ekonomi kerakyatan. Area bazar UMKM dan kuliner tak pernah sepi pengunjung sepanjang hari.
Ratusan orang tampak antusias mencicipi makanan khas dan berburu produk lokal, membuktikan bahwa kegiatan budaya mampu memberikan manfaat nyata bagi warga.
Hari kedua Festival Kampung Bintang pun ditutup dengan kesan mendalam di Pangkalpinang, keberagaman adalah warna-warni indah yang mempercantik tali persaudaraan.(OB/W*)
Tidak ada komentar