Bupati Algafry dan Sekda Bateng Tunjukkan Kesederhanaan, Datang ke Paripurna dengan Mobil Tua, Warga Bangga

waktu baca 2 menit
Jumat, 1 Mei 2026 01:12 1

BANGKA TENGAH, OKEYBOZ.COM – Sikap sederhana dan bersahaja kembali ditunjukkan Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, saat menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Bangka Tengah. Kamis (30/4/2026).

Momen tersebut sontak menjadi perhatian publik setelah orang nomor satu di Kabupaten Bangka Tengah itu terlihat datang menggunakan mobil lama yang masih setia menemaninya dalam aktivitas kedinasan.

Di tengah citra pejabat yang kerap identik dengan kendaraan mewah dan protokoler berlebihan, penampilan Bupati Algafry justru memancarkan pesan berbeda.

Mobil tua yang digunakannya dinilai menjadi simbol kesederhanaan, kedekatan dengan rakyat, serta komitmen untuk tetap fokus pada pelayanan masyarakat dibanding pencitraan.

Tidak hanya Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam juga turut menunjukkan sikap Kesederhanaan dengan penampilan yang apa adanya dan bersahaja saat mendampingi Bupati Algafry Rahman agenda paripurna DPRD Bangka Tengah.

Kehadiran keduanya menuai perhatian dan respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku memberikan apresiasi atas sikap rendah hati yang ditunjukkan oleh pimpinan daerah tersebut.

Menurut sejumlah masyarakat, kesederhanaan seorang kepala daerah dan pejabat utama pemerintah Kabupaten Bangka Tengah itu merupakan cerminan kepemimpinan yang dekat dengan rakyat.

“Ini yang membuat kami bangga. Pemimpin tidak harus tampil mewah, yang penting hadir, bekerja, dan benar-benar memikirkan dan berempati kepada masyarakat,” ujar salah seorang warga.

Apresiasi masyarakat pun terus mengalir. Banyak yang menilai gaya hidup sederhana seperti ini menjadi contoh positif di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi dan keberpihakan anggaran kepada kepentingan publik.

Bagi warga Bangka Tengah, sosok Bupati dan Sekda yang tetap tampil apa adanya memberi kesan kuat bahwa jabatan bukan alasan untuk berjarak dengan masyarakat.

Justru dari kesederhanaan itu lahir rasa hormat dan kebanggaan.

Momentum tersebut dinilai menjadi pesan moral bahwa kepemimpinan bukan diukur dari kemewahan fasilitas, melainkan dari ketulusan dalam mengabdi, melayani dan keberanian untuk tetap berada bersama masyarakat di tengah amanah dan tanggung jawab yang diemban.

Nilai inilah yang kemudian wajib dipandang sebagai contoh moral bagi seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bangka Tengah agar tetap menjaga integritas, hidup sederhana, dan fokus pada pelayanan masyarakat.

Kesederhanaan Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman dan Sekda, Ahmad Syarifullah Nizam diharapkan mampu menjadi energi positif bagi seluruh ASN untuk memperkuat etos kerja, menjaga kedekatan dengan masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran bahwa pelayanan publik harus ditempatkan di atas kepentingan personal maupun simbol kemewahan jabatan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!