Bangka Tengah Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Apresiasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia

waktu baca 3 menit
Jumat, 23 Okt 2026 23:05 4

BANGKA TENGAH, OKEYBOZ.COM — Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meraih peringkat kedua nasional dalam ajang Apresiasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Cluster B. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya penguatan peran ayah dalam keluarga melalui kolaborasi pemerintah daerah, komunitas, dan pemerintah desa.

Capaian itu diumumkan pada 23 Oktober 2026 di Koba, Bangka Tengah. Berdasarkan informasi pada materi publikasi, penghargaan tersebut melibatkan dua unsur perwakilan, yakni Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPA) melalui Konsorsium Penggiat dan Komunitas Ayah Teladan (KOMPAK TENAN), serta Desa Kerantai melalui program Desa Ayah Teladan (DEKAT).

KOMPAK TENAN mengusung gerakan “ASIK Ayah Selalu Idaman Keluarga”, sedangkan DEKAT menempatkan desa sebagai salah satu ruang penguatan keterlibatan ayah dalam kehidupan keluarga dan pengasuhan anak.

Kepala DPPKBPPA Kabupaten Bangka Tengah, Dra. Wiwik Susanti, menilai penguatan peran ayah merupakan bagian penting dalam membangun keluarga yang berkualitas.

Menurut Dra. Wiwik Susanti, keterlibatan ayah tidak cukup dimaknai sebatas pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga mencakup pengasuhan, pendidikan, perlindungan, serta dukungan emosional bagi anak.

“Alhamdulillah capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat gerakan yang mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak. Penghargaan yang didapatkan merupakan hasil kerja keras dan dukungan semua pihak. Tentu dengan kehadiran ayah secara fisik maupun emosional sangat penting dalam membangun keluarga yang harmonis dan mendukung tumbuh kembang anak di Kabupaten Bangka Tengah menjadi lebih baik,” ujarnya.

Wiwik juga menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak semata-mata diukur dari penghargaan, melainkan dari perubahan perilaku dan meningkatnya keterlibatan ayah dalam kehidupan keluarga sehari-hari.

“Tentunya kami ingin Gerakan Ayah Teladan Indonesia menjadi gerakan yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Karena itu, kolaborasi pemerintah daerah, komunitas, pemerintah desa, dan masyarakat perlu diperkuat agar nilai-nilai pengasuhan yang setara dan bertanggung jawab benar-benar diterapkan dalam keluarga,” katanya.

Lebih lanjut, Wiwik Susanti menjelaskan penghargaan tingkat nasional tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Bangka Tengah untuk memperluas praktik baik dalam pengasuhan anak dan pembangunan keluarga.

“Kita berharap dengan melibatkan komunitas serta pemerintah desa, diharapkan mampu menjangkau masyarakat secara lebih dekat dan mendorong perubahan pola pengasuhan yang lebih partisipatif,” jelasnya.

Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Bangka Tengah itu menuturkan, kedepan tantangan yang perlu dijawab ialah memastikan gerakan tersebut menghasilkan dampak nyata, antara lain melalui peningkatan keterlibatan ayah dalam pengasuhan, komunikasi orang tua dan anak, serta dukungan terhadap tumbuh kembang anak di lingkungan keluarga.

“Dengan capaian peringkat kedua nasional di Cluster B, Bangka Tengah memiliki modal untuk memperkuat program pengasuhan berbasis keluarga sekaligus memperluas kolaborasi lintas sektor agar Gerakan Ayah Teladan Indonesia dapat berjalan secara konsisten dan terukur,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!