BANGKA BARAT, OKEYBOZ.COM – Benturan antara minibus Travel Safaraz dan sepeda motor di Jalan Raya Simpang Tiga, Desa Ibul, Kecamatan Simpang Teritip, Bangka Barat, berakhir tragis.
Seorang pengendara motor meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 10.30 WIB tersebut.
Korban diketahui bernama Zul Arkani (56), warga Desa Ibul, Kecamatan Simpang Teritip. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian itu meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan minibus yang melintas di jalan utama.
Minibus Travel Safaraz berwarna merah-kuning dengan nomor polisi BN 7030 PL tersebut dikemudikan Yurifani (52), warga Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, minibus melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok dengan membawa sejumlah penumpang.
Saat tiba di kawasan persimpangan Desa Ibul, sepeda motor bebek berwarna hitam tanpa nomor polisi yang dikendarai korban keluar dari persimpangan dan hendak menyeberang menuju arah Mentok.
Dalam situasi tersebut, sepeda motor dan minibus bertabrakan. Dugaan awal menyebutkan sepeda motor melintas ketika kendaraan dari arah jalan utama sedang melaju. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Benturan keras mengakibatkan korban mengalami luka berat, terutama pada bagian kepala. Nyawa Zul Arkani tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga mendatangi lokasi untuk membantu proses evakuasi sekaligus mengamankan area kecelakaan agar tidak mengganggu arus lalu lintas maupun memicu insiden susulan.
Salah seorang warga setempat, Rizki, mengatakan kawasan tersebut merupakan jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan. Karena itu, kecelakaan yang terjadi sempat mengundang perhatian masyarakat di sekitar lokasi.
“Memang jalur ini ramai kendaraan yang melintas. Setelah kejadian, warga langsung berdatangan untuk membantu dan mengamankan lokasi supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Rizki.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di persimpangan yang berpotensi menimbulkan konflik arus kendaraan. Pengendara yang hendak memasuki jalan utama maupun menyeberang perlu memastikan kondisi lalu lintas benar-benar aman sebelum melanjutkan perjalanan. (Dev/Radak)
Tidak ada komentar