Kabar saat Bawa Aon Pesaren dan 17 Kampil Pasir Timah, Anggota Polres Bangka Dihadang Oknum Koramil Belinyu, Begini Jawaban Danramil..!

waktu baca 3 menit
Rabu, 31 Jan 2024 18:39 18 Admin

Caption: Ilustrasi

 

Penulis: Tim Jobber

Editor: Wana

 

 

OKEYBOZ.COM, BELINYU, — Entah apa yang merasuki oknum anggota Koramil Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini, dengan gagah beraninya, diduga menghalang – halangi tugas anggota Polres Bangka Polda Kepulauan Bangka Belitung pada saat penangkapan Bos Timah Aon Pesaren Belinyu, yang dicurigai membawa pasir timah illegal.

 

Gegara hal itu, hampir saja terjadi bentrok antara anggota Polres Bangka dengan oknum Anggota Koramil Belinyu Kabupaten Bangka tersebut.

 

Peristiwa yang memalukan kedua institusi ini, berdasarkan informasi yang dihimpun tim Jobber (Journalis Babel Bergerak) terjadi di Simpang PLN Jalan Baru Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, pada Selasa (30/1/2024) sekitar pukul 21.00 WIB.

 

Kejadian tersebut saat ini, menjadi perbincangan hangat masyarakat Belinyu.

 

 

Informasi yang dihimpun Tim Journalis Babel Bergerak (Jobber),

pada Selasa (31/1/2024) malam,

Berawal dari usaha penangkapan Bos Timah Aon Pesaren Belinyu, yang dicurigai membawa pasir timah illegal dari wilayah Pesaren Belinyu oleh Polres Bangka yang dipimpin Kasatreskrim Polres Bangka bersama barang bukti 17 kampil pasir timah.

 

Pasir timah ini disebut-sebut berasal dari Bintet Pesaren Belinyu tersebut diduga merupakan hasil penambangan illegal.

 

Saat itu, anggota Polres Bangka akan membawa Bos Timah Aon Pesaren bersama barang bukti sebanyak 17 kampil pasir timah.

 

“Barang bukti itu informasinya 17 kampil Bang. Ado juga yang bilang 40 kampil,” ujar Jo, warga Belinyu narasumber Tim Jobber pada Rabu (31/1/2024).

 

Jo menyebutkan, saat anggota Polres Bangka akan membawa terduga pelaku dan barang bukti ke Polres Bangka, di tengah jalan tepatnya di Simpang PLN Jalan Baru Belinyu, mereka dihadang oleh oknum Anggota Koramil Belinyu.

 

“Informasi dari warga yang melihat kejadian itu, oknum anggota tersebut terlihat membawa senjata Bang. Saat itu sempat terjadi cekcok Bang,” tukas Jo.

 

Hanya saja, kata Jo, meski terjadi keributan tidak berlanjut menjadi keributan besar. Malam itu, barang bukti berupa 17 kampil (atau ada yang menyebutkan 41 kampil) pasir timah dan terduga pelaku Aon Pesaren diambil oleh oknum anggota Koramil Belinyu.

 

Hingga berita ini dinaikkan belum diketahui dimana keberadaan Aon Pesaren yang dibawa oleh oknum Koramil Belinyu.

 

“Sejujurnya Bang, hal ini tidak bisa dibiarkan. Tontonan yang dibuat oknum ini sudah sangat mencederai hati. Nek dibuat jadi apo negara ini,” timpal Yen, yang menghubungi Tim Jobber, Rabu (31/1/2024) petang.

 

Untuk mendapatkan informasi berimbang, Tim Jobber menghubungi Kapten Inf Asep, selaku Danramil 413-02/Belinyu.

Awalnya Kapten Asep sempat membantah kabar miring yang menimpa dua institusi tersebut.

 

Namun Asep meminta Tim Jobber menanyakan perihal tersebut kepada Komandan Unit Intel (Danunit Intel) Koramil Belinyu Hendra.

 

“Nanti Sandi saja yang ngomong sama Abang. Kagek (nanti,red) saya salah omong, jadi ke Hendra bae. Yang jelas tidak benar informasi itu, cuma yang bisa mejelaskan secara rinci Hendra bang,” kata Asep, kepada Tim Jobber, Rabu (31/1/2024).

 

Selang beberapa waktu kemudian, Hendra orang yang disebut-sebut Asep menghubungi Tim Jobber.

 

Dalam konfirmasi tersebut Hendra juga membantah kabar tersebut.

Hanya saja, sayangnya saat dikonfirmasi Hendra tidak menjelaskan secara detail kronologis kabar pencegatan tersebut sebagaimana yang diterangkan Danramil sebelumnya.

 

“Tidak benar informasi itu bang,” kata Hendra singkat.

 

Sementara Kasat Reskrim Polres Bangka, Iptu Ogan Arif saat dikonfirmasi mengarahkan awak media agar menanyakan perihan penangkapan tersebut ke Humas

 

“silahkan tanya ke humas,” kata Ogan Singkat

 

Setali tiga uang, Kapolsek Belinyu AKP Singgih Aditya Utama, hingga berita ini diturunkan belum menjawab konfirmasi Tim Jobber. (JB/okeyboz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!