Perjalanan Tiga Hari, Peserta Mudik BUMN 2024 Bersama PT Timah Tiba di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok

waktu baca 3 menit
Senin, 22 Apr 2024 11:34 29 Admin

Editor : Tri

OKEYBOZ.COM, BANGKA BARAT — Sebanyak 86 peserta Mudik Raya BUMN 2024 bersama PT Timah tiba di Tanjung Kalian Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (5/4/202).

Peserta Mudik Raya BUMN bersama PT Timah merupakan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia, mereka telah melakukan perjalanan selama tiga hari untuk bisa menginjakkan kaki di Pulau Bangka.

Selanjutnya mereka akan melanjutkan perjalanan menuju alamat tempat tinggal masing-masing menggunakan bus yang telah disiapkan PT Timah.

Anjelia Apriani, mahasiswa UIN Wali Songo Semarang, mengatakan meski lelah mengikuti Mudik Seru BUMN bersama PT Timah, ia merasa senang bisa sampai di kampung halaman.

“Saya senang karena sudah setahun saya tidak pulang. Program ini membantu anak-anak migran di Pulau Jawa untuk bisa kembali ke kampung halaman dan bertemu kembali dengan keluarga, terutama saat lebaran,” ujarnya.

“Meski capek, kangen sama keluarga lebih dominan. Jadi nggak capek, rasanya worth it karena bisa ketemu keluarga,” kata Dara dari Mentok.

Ia berharap selain mempertahankan program, kuotanya juga bisa ditambah karena antusiasme mahasiswa yang mengikuti program PT Timah sangat luar biasa.

“Ini mudik gratis yang kedua kalinya bersama PT Timah. Harapannya selalu ada mudik gratis, tidak hanya pelajar Jogja dan Semarang saja, tapi seluruh pelajar dari kota lain, dan kuotanya ditambah, banyak yang mau datang tapi yang Kuota terbatas,” ujarnya.

Senada dengan mahasiswa UNY Yogyakarta Regi Dwicahya yang mengatakan, meski lelah, ia merasa sangat senang bisa tiba di Pulau Bangka.

“Alhamdulillah senang sekali bisa sampai di Tanjung setelah tiga hari perjalanan yang cukup melelahkan.
Selama perjalanan kami merasakan kebersamaan dengan fasilitas yang cukup baik,” ujar pria yang hendak mudik ke Belinyu itu.

Menurutnya, program mudik gratis ini membantu para pelajar. Ia berharap program ini berkelanjutan.

“Mudik gratis sangat membantu kami para pelajar. Program ini sangat bagus. Semoga program ini terus berlanjut. Semoga PT Timah menjadi perusahaan yang lebih besar, maju dan bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Senada, Septi, mahasiswa Universitas Negeri Malang, mengatakan mudik gratis ini selain meringankan biaya juga mempersatukan mahasiswa Bangka.

“Alhamdulillah bisa meringankan biaya keluarga, niatnya bukan mudik, tapi karena gratis, dan selama kita bepergian ditanggung oleh semua orang, kita hanya harus menerima, tidak perlu, kita mau. untuk berbuka puasa dan sahur. Supaya bisa lebaran bersama keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan mudik ini juga bisa mempererat silaturahmi karena meski sama-sama berasal dari Bangka, namun banyak di antara mereka yang belum saling mengenal.

Ia juga berharap program Mudik Gratis tetap dipertahankan, karena menurutnya dapat memotivasi masyarakat Babel untuk belajar ke luar Bangka dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bangka Belitung.

“Kami berharap Program Mudik Gratis ini terus dilanjutkan. Diselenggarakan setiap tahunnya agar para pelajar semangat belajar ke luar negeri sehingga tidak perlu memikirkan biaya mudik.

“PT Timah mendukung terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya.

“Kami bangga, dengan kondisi PT TImah saat ini, kami bisa berkontribusi kepada mahasiswa. Semoga PT Timah sukses, meraup keuntungan lebih banyak, dan terus bermanfaat bagi masyarakat,” harap Septi. (**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!