
Caption: Tanda tangan yang dibuat warga Temberan/air itam menolak Tolak Pendirian PTN Khonghucu
Editor: Ichsan/Aditya.
OKEYBOZ.COM, PANGKALPINANG, –Ratusan jemaah masjid di Kelurahan Temberan, Air Itam dan Sinar Bulan Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang, menggalang tanda tangan menolak pendirian Sekolah Tinggi Agama Khonghucu Negeri Indonesia (STIAKIN) yang sedianya akan dibangun di Temberan.
Penggalangan tanda tangan tersebut sekaligus sebagai bentuk protes muslim setempat terhadap pernyataan Plt Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Bangka Belitung, Firmantasi, yang menyebut jika kehadiran STIAKIN sangat dinanti dan mendapat dukungan mayoritas warga setempat (Temberan dan sekitarnya).
“Kita mempertanyakan pernyataan Pak Firmantasi itu maksudnya masyarakat yang mana. Karena kalau di Temberan, Air Itam dan Sinar Bulan, mayoritas menolak,” ujar tokoh ulama setempat, Ustadz Zainudin, Minggu (30/6/2024).
Sekadar diketahui, dalam portal salah satu media nasional, Plt Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bangka Belitung, Firmantasi, menyebut jika dukungan terhadap pendirian STIAKIN semakin deras dari masyarakat setempat.
“Masyarakat sekitar semuanya welcome. Karena saudara-saudara Tionghoa tidak perlu lagi keluar daerah untuk melanjutkan pendidikan tinggi,” katanya seperti dikutip dari detik.com.
Ia juga mengatakan, jika keberadaan STIAKIN akan membawa dampak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Zainudin selaku tokoh masyarakat dan ulama setempat menegaskan jika pernyataan Firmantasi sangat mengada-ada.
“Dalam satu kesempatan Salat Maghrib saja, sudah terkumpul ratusan tanda tangan jemaah yang menolak STIAKIN di wilayah kami. Bagaimana jika penggalangan tanda tangan kita gerakkan saat Salat Jumat, pasti ada ribuan jemaah yang akan menolak,” jelasnya.
Menurut Zainudin, penggalangan tanda tangan menolak pendirian STIAKIN saat ini baru dilakukan di enam masjid di wilayah Temberan, Air Itam dan Sinar Bulan yakni Masjid Alhidayah, Al Husna, Al Iman, Al Barokah, Al Hikmah dan Al Qomar.
Terpisah, Plt Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bangka Belitung, Firmantasi, dikonfirmasi media ini, belum memberikan jawaban. Konfirmasi yang disampaikan via pesan WA, Minggu (30/6/2024) pukul 17.38 WIB tersebut sudah dibaca namun belum dibalas. (OB)
Tidak ada komentar