Pemkab Basel Gelar FGD Memantapkan Indikator Pembangunan dalam RPJPD 2025-2045

waktu baca 2 menit
Rabu, 8 Mei 2024 12:02 25 kina

OKEYBOZ.COM, TOBOALI – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Kabupaten Bangka Selatan telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan untuk memantapkan 45 Indikator Utama Pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

Kegiatan ini, berlangsung pada hari Senin, 06 Mei 2024, di ruang studio Pulau Kelapan Bappelitbangda, melibatkan Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangka Selatan dan beberapa perangkat daerah terkait.

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Bangka Selatan, Herman, mengungkapkan pentingnya FGD ini sebagai tahapan untuk melakukan diskusi teknis terkait metadata formulasi indikator utama pembangunan guna memvalidasi dan mempertajam angka-angka yang terdapat dalam Rancangan Awal RPJPD.

“Hal ini bertujuan untuk memastikan angka-angka indikator tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara metodologi dan statistik,” ungkap Herman.

Lanjut Herman menegadkan, perangkat daerah memiliki peran penting karena mereka memiliki pengetahuan sektoral yang dapat digunakan untuk menentukan sasaran program dan kegiatan dalam menyusun rencana strategis Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selaras dengan indikator utama pembangunan. Hasil dari FGD ini akan dipertimbangkan kembali oleh Tim Penyusun RPJPD sebelum disahkan dalam pleno di Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menargetkan bahwa pleno penetapan angka-angka indikator utama pembangunan dapat dilaksanakan pada minggu ke-3 Bulan Mei ini, dengan harapan Raperda RPJPD dapat disampaikan paling lambat akhir Bulan Mei untuk pembahasan lebih lanjut di pansus DPRD Kabupaten Bangka Selatan,” tegas Herman.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangka Selatan, Agung Rahmadi, menyatakan kesiapannya untuk mendampingi tim penyusun RPJPD dalam mengarahkan pengambilan atribut data dan menganalisis data sesuai dengan arahan Bappenas.

“Dalam FGD tersebut, telah dilakukan pembahasan dan klarifikasi terkait angka-angka indikator bersama narasumber dari Bappelitbangda dan BPS dengan melibatkan perangkat daerah terkait,” pungkasnya.(OB)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!