Trie Wulandewi
Mahasiswa Universitas Bangka Belitung Jurusan Ilmu PolitikOKEYBOZ.COM, OPINI — Desa Batu Beriga adalah suatu Desa yang berada di Kecamatan Lubuk Besar dibagian Utara Kota Koba Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan BangkaBelitung yang berpotensi besar didalam sektor pariwisata. Masyarakat Batu Beriga merupakan masyarakat yang tinggal didaerah pesisir yang didominasi bermatapencaharian sebagai nelayan.
Terdapat banyak pro dan kontra dalam pembukaan penambangan timah yang akan dibuka oleh PT Timah di desa Batu Beriga. Masyarakat Beriga merupakan masyarakat yang menentang dan menolak adanya penambangan ini terutama didaerah mereka. Mereka menganggap bahwa penambangan ini dapat merusak ekosistem laut, dan mengganggu aktivitas mereka sebagai nelayan. Bagi mereka, laut adalah warisan leluhur yang harus dijaga dan dilestarikan agar nanti para keturunananya bisa merasakan laut di Batu Beriga.
Jika ponton hisap produksi masuk dan menyebar di perairan Pantai Batu Beriga, maka kondisi lautnya akan menjadi berbeda dari sebelumnya dan lama kelamaan akan rusak. Pertambangan laut yang akan menguasai laut di Batu Beriga dapat merusak adat istiadat masyarakatnya.
Masyarakat pun melakukan aksi sebagai penyaluran suara mereka yang dilaksanakan pada hari Senin 28 Oktober 2024 dimulai pada titik 0 KM, berjalan menuju ke kantor PT Timah, hingga terakhir di Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Warga bersama para mahasiswa dan masyarakat sipil melaksanakan aksi tersebut.
Sebelumnya masyarakat melakukan penolakan dengan menggelar deklarasi perdamaian dengan menandatangani spanduk sebagai aksi nyata menyikapi penolakan tersebut. Pernyataan tersebut merupakan inisiatif masyarakat Desa Batu Beriga ketika merasa resah dengan kabar diberikannya IUP pertambangan lepas pantai di desa tersebut kepada PT Timah. Selain meminta tanggapan dan tanggung jawab dari pemerintah terhadap pertambangan ilegal, masyarakat juga menyampaikan kekhawatiran atas dampak ekonomi dan lingkungan yang ditimbulkan dari adanya korupsi tata niaga timah.
Dalam hal ini, Desa Batu Beriga yang awalnya dikenal sebagai desa yang kaya akan keindahan alam dan sumber daya lautnya, kini terdapat banyak ancaman yang dapat menghantui masyarakat setempat akibat rencana pembukaan pertambangan timah yang dapat merusak perekonomian serta perairan setempat. Masyarakat pun kini sedang berusaha agar izin usaha pertambangan (IUP) di daerah mereka dapat dicabut. Perjuangan yang dilakukan masyarakat sekarang adalah langkah yang paling tepat untuk menuntut hak mereka sebagai warga setempat yang menolak dengan keras tentang kegiatan ini.
Tidak ada komentar