10 Ton Pasir Timah yang Diselundupkan di Tuing Diduga Masih Pemain Lama

waktu baca 2 menit
Selasa, 24 Feb 2026 17:34 43 iwan okeyboz

Gambar ini Hanya Ilustrasi Pelengkap Berita(AI/IST)

BANGKA, OKEYBOZ.COM — Aksi penyelundupan timah kembali mencoreng wajah pertambangan di Kabupaten Bangka. Kali ini, sebanyak 10 ton timah diduga diselundupkan melalui Dusun Tuing, Desa Mapur, Kecamatan Riau Silip, Selasa (23/2/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sosok di balik pengiriman timah tersebut bukanlah nama baru. Ia disebut-sebut sebagai “pemain lama” yang telah lama beroperasi dan memahami betul celah distribusi timah ilegal di wilayah pesisir utara Bangka.

Seorang mantan pemain yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa aktivitas di Dusun Tuing bukanlah kejutan. Menurutnya, pola permainan sudah tersusun rapi dan berjalan sistematis.

“Kalau di Tuing itu bukan hal baru. Sudah lama. Jalurnya rapi. Orang-orangnya juga itu-itu saja,” ujarnya.

Ia bahkan menyebut, biasanya pengiriman dilakukan menjelang subuh untuk menghindari sorotan. Namun kali ini, aktivitas justru berlangsung lebih awal.

“Biasanya kalau keluar itu subuh. Ini baru habis buka puasa, orang tarawih, dia sudah keluar. Hebat, kan?” katanya dengan nada menyindir.

Pernyataan tersebut memunculkan dugaan adanya koordinasi yang sudah terbangun lama. Sang sumber menyebut, tanpa “pengamanan” yang solid, mustahil 10 ton timah bisa melintas dengan tenang dari kawasan pesisir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait dugaan penyelundupan tersebut. Namun publik kembali mempertanyakan komitmen penertiban tambang dan distribusi timah ilegal yang seolah tak pernah benar-benar berhenti.

Dusun Tuing di Desa Mapur, Kecamatan Riau Silip, kembali menjadi sorotan. Jika benar ini ulah pemain lama, maka yang dipertaruhkan bukan hanya kerugian negara, tetapi juga wibawa hukum yang terus diuji oleh praktik-praktik gelap di balik kilau timah Bangka. (OB ,RADAK)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!