Safari Ramadan 1447 H: Wali Kota Pangkalpinang Serukan Pendalaman Makna Puasa di Masjid Al-Hikmah Temberan

waktu baca 2 menit
Kamis, 26 Feb 2026 16:55 34

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1447 H/2026 M, Pemerintah Kota Pangkalpinang melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al-Hikmah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Padi, Kelurahan Temberan, pada Rabu (25/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, didampingi Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna beserta jajaran pemerintah kota. Turut hadir pula unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Pangkalpinang, dan Pimpinan Bank Sumsel Babel Syariah cabang Pangkalpinang. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh jamaah dan warga setempat.

Pengurus DKM Masjid Al-Hikmah, Afendi, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan atas kunjungan tersebut. Ia juga menceritakan perjalanan pembangunan masjid yang awalnya ditargetkan selesai dalam lima tahun, namun berhasil dirampungkan hanya dalam tiga tahun berkat semangat kebersamaan jamaah.

“Perencanaan dimulai sejak 2019 dan pembangunan baru dimulai 2022. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah, kami berjuang bersama-sama. Alhamdulillah, Allah mudahkan sehingga bisa selesai lebih cepat dari rencana,” tutur Afendi.

Masjid Al-Hikmah kini menjadi salah satu ikon di ujung timur Kota Pangkalpinang. Posisinya yang strategis, berdekatan dengan kawasan wisata Pantai Pasir Padi, menjadikannya tempat ibadah favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut.

Afendi pun menegaskan kesiapan pengurus masjid untuk menjadi mitra aktif Pemkot dalam mendukung berbagai program keagamaan.

Sementara itu, Prof. Saparudin dalam tausiyahnya mengajak seluruh masyarakat untuk menghayati makna Ramadan secara lebih dalam. Ia merujuk pada rangkaian ayat Surah Al-Baqarah ayat 183 hingga 187 yang memuat tuntunan lengkap tentang ibadah puasa.

Wali Kota menjelaskan bahwa ayat 184 menegaskan kemudahan yang diberikan Islam, di mana orang yang sakit atau dalam perjalanan diperbolehkan mengganti puasa di hari lain, sementara yang tidak mampu dapat membayar fidyah.

Pada ayat 185, Allah menegaskan Ramadan sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an, sehingga ia mendorong masyarakat untuk semakin giat membaca dan mengkaji kitab suci sepanjang bulan ini.

“Ramadan adalah bulan Al-Qur’an. Mari kita hidupkan dengan membaca, memahami, dan mengamalkannya,” tegasnya.

Ia juga mengutip ayat 186 yang menjanjikan dikabulkannya doa setiap hamba, dan menyebut Ramadan sebagai momentum terbaik untuk memperbanyak permohonan kepada Allah.

Menutup tausiyahnya, Prof. Saparudin mengingatkan ketentuan puasa dalam ayat 187, termasuk anjuran memperbanyak iktikaf, seraya menekankan bahwa Ramadan sejatinya adalah momen evaluasi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Kegiatan Safari Ramadan ini juga diwarnai dengan penyerahan santunan dari Baznas Pangkalpinang kepada masyarakat yang membutuhkan, serta penyerahan bantuan sarana pengeras suara dari Bank Sumsel Babel Syariah Pangkalpinang kepada Masjid Al-Hikmah sebagai wujud dukungan terhadap kegiatan keagamaan di kota tersebut. (dinda)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!