
PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Masyarakat Kota Pangkalpinang dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dihebohkan dengan beredarnya tautan (link) atau situs web palsu terkait Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pangkalpinang pun langsung mengambil langkah tegas untuk mengantisipasi jatuhnya korban penipuan.
Ketua Tim Kerja Peserta Didik dan Pendidikan Karakter Disdikbud Pangkalpinang, Al Hatas Cahyadi, mengungkapkan bahwa keberadaan link palsu tersebut mulai teridentifikasi oleh pihaknya pada Rabu (20/5) siang sekitar pukul 14.00 WIB.
Mirisnya, situs palsu tersebut tidak hanya mencatut nama jalur pendaftaran SD dan SMP di Pangkalpinang, melainkan juga menyasar jenjang SMA hingga berbagai wilayah lain di Indonesia.
“Jadi begini, link palsu itu kita temukan, mulai kita identifikasi atau kita ketahui itu kemarin siang, sekitar jam 2 (siang). Di mana link yang beredar itu ternyata bukan link Pangkalpinang saja,” kata Al Hatas, Kamis (21/5/2026).
“Bukan SPMB SD, SMP Pangkalpinang saja, tetapi juga Provinsi SMA, bahkan seluruh provinsi di Kepulauan Bangka Belitung. Jadi link-nya itu hanya pembedanya misalnya SD Pangkalpinang, SD Papua, nah, hal-hal seperti itu. Jadi banyak sekali link-nya itu,” lanjutnya.
Merespons temuan yang meresahkan ini, Disdikbud Pangkalpinang langsung bergerak cepat melakukan lokalisasi informasi agar masyarakat tidak terjebak. Langkah pertama yang diambil adalah menyebarkan pamflet edukasi secara berjenjang melalui jaringan WhatsApp.
“Begitu kami mengetahui itu, kami langsung membuat brosur atau membuat pamflet untuk sosialisasi bahwa, menyampaikan bahwa link itu palsu,” tegasnya.
Pihaknya langsung membagikan pamflet tersebut ke grup WhatsApp kepala sekolah, yang kemudian diteruskan ke grup paguyuban kelas hingga menyebar luas ke masyarakat. Langkah ini dinilai efektif agar informasi pencegahan tersampaikan dengan cepat.
Tidak berhenti di situ, Disdikbud Pangkalpinang juga langsung berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat untuk memblokir akses situs tersebut.
“Kemudian langkah yang kedua, kami berkoordinasi dengan Diskominfo untuk melakukan take down supaya aplikasi situs tersebut tidak bisa diakses oleh masyarakat Pangkalpinang,” tambahnya.
Al Hatas mengimbau kepada seluruh orang tua dan masyarakat agar tetap tenang namun waspada. Ia meminta masyarakat untuk tidak mengeklik atau memasukkan data pribadi apa pun ke dalam link-link mencurigakan yang beredar di media sosial atau grup percakapan.
“Sudah kami buat berupa pamflet mengimbau masyarakat bahwa link itu palsu. Jangan diakses,” cetusnya.
Masyarakat diminta untuk hanya memantau dan melakukan proses pendaftaran melalui kanal resmi yang disediakan pemerintah. Adapun link resmi SPMB Kota Pangkalpinang yang valid adalah:
https://spmb.pangkalpinangkota.go.id
Pastikan Anda selalu memeriksa ulang domain situs sebelum melakukan pendaftaran sekolah anak demi keamanan data pribadi.
Tidak ada komentar