JMSI: Pers Asia Harus Bangun Narasi Otentik di Era AI

waktu baca 2 menit
Kamis, 16 Jul 2026 16:54 28

KUNMING, OKEYBOZ.COM — Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Dr. Teguh Santosa, mengajak masyarakat pers di Asia membangun narasi kawasan yang kuat dan otentik di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Hal itu disampaikan Teguh dalam pertemuan meja bundar media Asia Selatan dan Asia Tenggara bertema *”Bagaimana Membentuk Narasi Asia di Era Kecerdasan Buatan”* yang diselenggarakan All China Journalists Association (ACJA) di Kunming, Provinsi Yunnan, Tiongkok, Selasa (14/7/2026).

Delegasi Indonesia yang diwakili JMSI terdiri dari Penasihat JMSI Pusat Mursyid Sonsang, Utusan Bidang Luar Negeri Yophiandi Kurniawan, Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan, Ketua JMSI Kalimantan Tengah Julius Marulitua Sinaga, serta Pembina Farah.id Farida Farhah.

Dalam paparannya, Teguh menilai AI membawa manfaat besar, namun juga berpotensi mengaburkan perspektif regional jika tidak diimbangi dengan nilai-nilai budaya dan identitas Asia. Karena itu, media perlu memastikan narasi Asia tetap dikembangkan secara mandiri dengan mengedepankan etika, budaya lokal, dan realitas pembangunan kawasan.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi media lintas negara untuk memperkuat pembangunan, menjaga perdamaian, memerangi disinformasi, serta menghadapi tantangan era digital.

“Perdamaian harus dibangun melalui dialog terbuka. Media memiliki kekuatan besar untuk meredam konflik dan menghadirkan narasi yang menyejukkan,” ujar Teguh.

Menurutnya, masa depan digital Asia harus dibangun di atas fondasi transparansi, integritas, dan nilai-nilai kemanusiaan. Teguh berharap pertemuan di Kunming menghasilkan rekomendasi konkret yang mampu memperkuat ekosistem media dan kolaborasi pers di kawasan Asia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!