PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Pemerintah Kota Pangkalpinang menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 594.240 kilogram dari Pemerintah Pusat kepada 19.808 Penerima Bantuan Pangan (PBP) untuk periode Juli hingga September 2026. Penyerahan simbolis dilaksanakan di Kelurahan Semabung Lama, Kecamatan Bukit Intan, Selasa (8/9/2026), dihadiri Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, jajaran perangkat daerah, perwakilan Bulog, serta camat dan lurah setempat.
Penerima manfaat ini merupakan kelompok masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4. Penyaluran akan berlangsung bertahap di seluruh wilayah kota dan dipastikan selesai seluruhnya hingga tanggal 30 September 2026, dengan pusat pelayanan di kantor kelurahan masing-masing.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin menegaskan, program ini bukan sekadar bantuan kemanusiaan, melainkan langkah strategis menjaga ketahanan pangan sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan.
“Tujuannya meringankan beban pengeluaran keluarga, menangani kerawanan pangan, serta menstabilkan harga bahan pokok. Bantuan ini juga berfungsi mengendalikan gejolak harga dan inflasi, memberi perlindungan bagi konsumen maupun produsen,” ujar Saparudin.
Dalam keterangan pers seusai acara, Saparudin menjelaskan nilai manfaat yang dirasakan masyarakat, bahwa setiap keluarga mendapat bantuan setara sekitar Rp19.000 per hari. Jika dihitung untuk anggota keluarga berjumlah tiga hingga empat orang, nilainya mencapai hampir Rp60.000 per hari. Alhamdulillah, kami berharap ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari warga.
“Secara rinci, Kecamatan Bukit Intan menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, yaitu 3.893 keluarga dengan alokasi beras 116.790 kilogram. Khusus di Kelurahan Semabung Lama, bantuan disalurkan kepada 717 warga,” ucap Saparudin.
Penyaluran ini dikelola bersama oleh Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Perum Bulog Cabang Bangka, serta didukung penuh aparat kecamatan dan kelurahan agar tepat sasaran.
Saparudin berharap setiap butir beras dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pokok keluarga, sehingga penerima tetap bisa beraktivitas dengan lancar. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keberlanjutan program ini sebagai wujud nyata perlindungan sosial daerah.
“Ini adalah komitmen kami, menjaga daya beli masyarakat dan memastikan tidak ada warga yang kekurangan pangan, demi kemajuan dan kesejahteraan Pangkalpinang,” tegasnya.(OB/W*)
Tidak ada komentar