
PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM — PT TIMAH (Persero) Tbk menerima kunjungan sembilan Duta Minerba Goes To Site 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), Kementerian ESDM, pada 29 September hingga 3 Oktober 2026.
Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari berbagai universitas untuk mempelajari secara langsung proses bisnis pertambangan serta penerapan Good Mining Practice (GMP).
Para peserta akan mengunjungi sejumlah lokasi operasional PT TIMAH untuk mempelajari kegiatan penambangan, pengolahan dan peleburan, pengelolaan lingkungan, program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), serta pemberdayaan UMKM mitra binaan.
Selain itu, peserta dijadwalkan mengunjungi Museum Timah Indonesia dan Kampoeng Reklamasi Air Jangkang untuk mengenal sejarah pertambangan timah serta upaya pemulihan lahan pascatambang.
Koordinator Kehumasan dan Layanan Informasi Publik Ditjen Minerba, Anggita Miftah Hairani, mengatakan program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai aktivitas pertambangan melalui pengalaman langsung di lapangan.
Menurutnya, dari 645 pendaftar, sebanyak 90 peserta terpilih mengikuti program Duta Minerba 2026, termasuk sembilan mahasiswa yang berkesempatan mengunjungi PT TIMAH.
Ia berharap para peserta dapat menjadi jembatan informasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat mengenai praktik pertambangan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
Salah satu peserta, Arya Saputra dari Universitas Hasanuddin, mengaku antusias mempelajari pertambangan timah darat dan laut, proses pengolahan bijih, hilirisasi, hingga reklamasi dan monitoring lingkungan.
Sementara itu, Salsabila Azaliyah Putri, mahasiswa Teknik Kimia Politeknik Negeri Bandung, tertarik melihat langsung kegiatan penambangan lepas pantai serta mempelajari program sosial dan lingkungan PT TIMAH.
Melalui kegiatan ini, PT TIMAH berharap mahasiswa dapat memahami keterkaitan aktivitas pertambangan dengan aspek keselamatan, pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekonomi lokal. (*)
Tidak ada komentar