Dugaan Timah di Balik Muatan Minyak Goreng, Empat Truk Diperiksa di Pangkalbalam

waktu baca 3 menit
Kamis, 15 Okt 2026 15:45 7 dika okeyboz

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Kotak-kotak bertuliskan minyak goreng terlihat di atas truk, tetapi dugaan adanya pasir timah justru mencuat.

Situasi itu mewarnai pemeriksaan empat truk yang baru turun dari kapal di Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Kamis (15/10/2026) pagi, hingga sempat memicu ketegangan antara sejumlah orang dan sopir.

Peristiwa ini menjadi sorotan setelah sebelumnya Tim Radak Babel menerima informasi mengenai rencana pengiriman truk dari Belitung menuju Pulau Bangka yang diduga membawa pasir timah dengan modus pengangkutan minyak goreng.

Informasi itu diterima pada Rabu (14/10/2026) pukul 21.08 WIB dari sumber yang identitasnya dirahasiakan. Namun, informasi awal tersebut hanya menyebut satu truk yang diduga membawa pasir timah, bukan empat kendaraan seperti yang kemudian diperiksa di Pelabuhan Pangkalbalam.

Kamis pagi sekitar pukul 07.25 WIB, situasi di kawasan pelabuhan mendadak ramai. Dua truk lebih dahulu dihentikan, sebelum dua kendaraan lainnya turut menjalani pemeriksaan.

Sejumlah orang terlihat memeriksa bagian atas kendaraan, meminta dokumen, serta mempertanyakan jenis muatan kepada para sopir. Situasi sempat memanas ketika terjadi adu mulut antara sejumlah orang dan sopir truk.

Seorang warga berinisial AD (37), yang berada di lokasi, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.

“Truk yang turun dari kapal ditahan. Mereka mengatasnamakan satgas,” kata AD.

Menurut dia, beberapa orang bahkan naik ke bagian atas truk untuk melihat barang yang diangkut. Di antara muatan yang terlihat, terdapat kotak-kotak bertuliskan minyak goreng.

Namun, di tengah pemeriksaan itu, muncul informasi mengenai dugaan adanya pasir timah di dalam muatan kendaraan. Hingga pemeriksaan berlangsung, belum ada keterangan resmi yang memastikan apakah benar terdapat pasir timah dalam truk-truk tersebut.

“Yang saya lihat di atas mobil itu kotak-kotak bertuliskan minyak goreng. Tapi saya juga mendengar informasi katanya ada muatan timah,” ujar AD.

Sopir Sebut Tujuan Pancur

Tim Radak Babel yang berada di lokasi sempat menanyakan tujuan perjalanan kepada salah seorang sopir truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi BN 8636 WO, yang memiliki bak kuning dan ditutup terpal plastik hitam.
“Ke mana, Pak, mau dibawa?”
“Ke Pancur,” jawab sopir tersebut.

Di lokasi, tiga kendaraan yang berhasil diidentifikasi masing-masing Mitsubishi bernomor polisi BN 8498 PY berwarna kuning, Mitsubishi Colt Diesel B 9615 FYW berwarna hijau toska, serta Mitsubishi Colt Diesel BN 8636 WO dengan bak kuning yang ditutup terpal plastik hitam. Satu kendaraan lainnya belum berhasil diidentifikasi secara rinci.

Alih-alih membongkar muatan di kawasan pelabuhan, keempat truk tersebut kemudian diarahkan keluar dari area Pelabuhan Pangkalbalam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

AD mengatakan kendaraan-kendaraan itu bergerak dengan pengawalan kelompok yang melakukan pemeriksaan. Ia memperkirakan belasan orang berada di sekitar lokasi saat ketegangan terjadi.

Asal dan Legalitas Muatan Belum Terungkap

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi yang memastikan jenis muatan secara keseluruhan, asal barang, kelengkapan dokumen pengangkutan, maupun hasil pemeriksaan terhadap empat truk tersebut.

Dugaan pengangkutan pasir timah masih memerlukan pembuktian. Keberadaan kotak bertuliskan minyak goreng di atas kendaraan juga belum cukup untuk memastikan seluruh isi muatan maupun menepis dugaan yang beredar.

Tim Radak Babel masih berupaya mengonfirmasi kejadian ini kepada pihak-pihak terkait, termasuk pihak yang mengaku sebagai Satgas Tricakti, otoritas pelabuhan, aparat penegak hukum, serta pihak pengangkut.

Kejelasan mengenai isi muatan, dokumen asal barang, dan hasil pemeriksaan menjadi penting untuk memastikan apakah pengiriman tersebut merupakan pengangkutan barang biasa atau terdapat persoalan hukum yang perlu ditindaklanjuti. (Icar/Radak)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!