PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM — Pemerintah Kota Pangkalpinang menekankan pentingnya peran Post Enumeration Survey (PES) sebagai penjamin mutu dan kredibilitas data Sensus Ekonomi 2026. Pelatihan petugas PES resmi dibuka di Grand Safran Hotel, Kamis (22/10/2026).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, Juhaini, dalam sambutan pembukaan menyatakan bahwa PES bukan sekadar kegiatan pendataan lanjutan, melainkan tahapan krusial untuk mengevaluasi kualitas hasil pencacahan Sensus Ekonomi.
“Data yang berkualitas berawal dari petugas yang kompeten, bekerja dengan teliti, dan menjunjung tinggi integritas,” ujar Juhaini.
Juhaini menjelaskan, Sensus Ekonomi dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai struktur dan karakteristik dunia usaha. Data ini menjadi dasar utama penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Dengan data yang berkualitas, kita dapat menyusun kebijakan yang lebih sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Kita dapat mengenali sektor usaha yang berpotensi dikembangkan, memahami tantangan yang dihadapi pelaku usaha, serta merancang intervensi pembangunan yang lebih tepat sasaran,” jelasnya.
Melalui PES, data hasil pencacahan sebelumnya akan diperiksa dan dibandingkan guna menilai ketepatan cakupan serta mengidentifikasi kemungkinan selisih data. Keakuratan proses ini sangat menentukan kepercayaan terhadap hasil Sensus Ekonomi 2026.
Kegiatan ini dihadiri Pejabat Statistisi Madya BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bambang Sriyuwono, Kepala BPS Kota Pangkalpinang beserta jajaran, para instruktur, dan seluruh petugas yang akan bertugas di lapangan.
Secara resmi, Juhaini menyatakan pelatihan PES Sensus Ekonomi 2026 Kota Pangkalpinang telah dibuka.
Ia berharap seluruh petugas menjalankan tugas dengan profesionalisme dan tanggung jawab yang tinggi demi tersedianya data ekonomi yang akurat, lengkap, dan terpercaya.(OB/W*)
Tidak ada komentar