Bupati Markus Apresiasi Melayu Ketapik Festival 2026, Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Nov 2026 00:58 27

BANGKA BARAT, OKEYBOZ.COM – Bupati Bangka Barat, Markus, mengapresiasi penyelenggaraan Melayu Ketapik Festival 2026 yang digelar di Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat.

Apresiasi tersebut disampaikan Markus saat menghadiri malam puncak Melayu Ketapik Festival 2026. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Bangka Barat, Ketua DPRD Bangka Barat, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangka Barat.

Dalam sambutannya, Markus menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia, komunitas budaya, pemuda, masyarakat Desa Kacung, sponsor, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian kegiatan festival hingga malam puncak.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan memberikan dukungan sehingga Melayu Ketapik Festival dapat terselenggara dengan baik,” ujar Markus.

Menurutnya, Melayu Ketapik Festival bukan sekadar hiburan atau perayaan, melainkan wujud kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya Melayu yang telah diwariskan para leluhur.

Ia mengatakan, budaya Melayu mengandung nilai-nilai luhur, seperti kesantunan, kebersamaan, gotong royong, penghormatan kepada orang tua, serta semangat hidup berdampingan dalam keberagaman.

Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, Markus menilai pelestarian budaya menjadi tanggung jawab bersama. Generasi muda perlu diberikan ruang untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan tradisi daerah agar identitas budaya tetap hidup dan berkembang mengikuti zaman.

Markus juga meyakini kegiatan seperti Melayu Ketapik Festival memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas daerah sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM.

Menurutnya, perkembangan budaya dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan kebudayaan yang memberikan manfaat luas.

Melalui momentum tersebut, Markus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan keharmonisan serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun Bangka Barat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya serta kearifan lokal.

Ia berharap Melayu Ketapik Festival dapat berkembang menjadi agenda budaya yang semakin besar dan dikenal luas, tidak hanya di tingkat Kabupaten Bangka Barat, tetapi juga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga nasional.

Dengan demikian, warisan budaya Melayu yang menjadi kebanggaan masyarakat dapat terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!