OKEYBOZ.COM, BANGKA BARAT – Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming-Ming, SE. membuka kegiatan SMART FAIR 2024 bertempat di halaman SMP Santa Maria Jalan Basuki Rahmat Mentok Selasa (7/5/2024).
Hadir dalam acara tersebut plt Disdikpora, perwakilan Dandim Bangka Barat, plt Disdikpora bBangka Barat Hengky Wibawa, S. Pd, ketua Yayasan Santa Maria Mentok, perwakilan camat Mentok, ketua Yayasan Tunas Karya Romo Servasius Samuel, pengurus Yayasan Tunas Karya Santa Maria Mentok, Romo dan pastur serta tamu undangan lainnya.
Acara SMART FAIR berlangsung selama 2 hari mulai 7-8 Mei 2024 dengan tema NUSANTARA.
Jessica Lovelia Dealova, selaku ketua Panitia SMART FAIR SMP SANTA MARIA dalam sambutannya mengatakan SMART FAIR ini adalah tahun kedua yang dilaksanakan oleh SMP Santa Maria Mentok. Menurut Jessica, dilaksanakan SMART FAIR ini bertujuan untuk menggali potensi seni peserta SMP Santa Maria Mentok baik senintari maupun musik. Selain itu tujuan diadakannya pmeran ini adalah memberikan motivasi bagi pengunjung, meningkatkan apresiasi peserta didik, melatih kerjasama dalam suatu kelompok.
Sementara kepala Sekolah SMP Santa Maria mengatakan dalam sambutannya dengan mengusung tema “HARMONI NUSANTARA” acara ini menjadi program rutin sekolah dalam rangka mengembangkan dan menyalurkan bakat seni mereka.
Bong Ming-Ming dalam sambutannya mengatakan bahwa sudah sepatutnya acara ini disupport.
“Saya pikir dulu Santa Maria ini nggak perlu dibantu, tapi ternyata dari info yang saya dapat, Santa Maria saat ini memang butuh support. Karena Santa Maria merupakan bagian dari Kota Mentok dan tidak boleh hilang. Selain itu saya juga nerupakan alumni Santa Maria sekalioun hanya TK, ” Ujar Bong Ming-Ming yang disamvut gelak tawa tamu undangan.
Usai menyampaikan pidatonya, Bong Ming-Ming didampingi plt Disdikpora dan kepala Sekolah SMP Santa Maria, Leticia Pare berkeliling kelas-kelas yang mengadakan pameran dan sempat mencoba permainan ketapel atau betet.
Leticia Pare kepala Srkolah SMP Santa Maria mengatakan bahwa memang acara ini tidak mungkin dilaksanakan setiap tahun karena membutuhkan dana yang cukup besar.
“Kami memang ingin menjadikan hal ini program rutin SMP Santa Maria, karena merupakan wadah bagi peserta didik kami dalam mengembangkan atau mengeksplor bakat seni mereka. Bukan hanya di kalangan kami saja, tapi bisa mereka tunjukkan kepada umum. Harapan kami dengan adanya acara ini, bakat-bakat yang ada terus digali, karena diharapkan mereka bisa mengasah dan menyalurkan bakatnya karena kami yang menjadi wadahnya, ” Ujar Leticia Pare menutup perbincangan. (OB)
Tidak ada komentar