Penulis : Fatimah
OKEYBOZ.COM, BANGKA BARAT — BPS kabupaten Bangka Barat kembali merilis inflasi Agustus 2024 bertempat di ruang rapat kantor BPS Bangka Barat pada Senin (2/9/2024).
Rilis inflasi ini menjadi agenda kerja rutin BPS setiap tanggal-tanggal setiap bulannya. Acara ini dihadiri oleh Asisten III Setda kabupaten Bangka Barat, Suwito SE, kepala Diskominfo Kabupaten Bangka Barat Farouk Yohansyah, perwakilan Kodim serta perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Kepala BPS Bangka Barat, I Ketut Mertayasa, SST dalam paparannya mengenai Inflasi bulan Agustus 2024 ini adalah inflasi tahun ke tahun (y on y) tercatat sebesar 0,11% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 101,11 naik dari 101,00 pada Agustus 2023.
Momen perayaan kemerdekaan RI membuat tekanan inflasi secara y-on-y melemah ke tingkat 0,11% setelah sebelumnya berada di tingkat 0,46%. Namun apabila ditinjau secara bulan ke bulan (month-to-month) Bangka Barat masih konsisten mengalami deflasi pada tingkat yang lebih rendah dibanding deflasi bulan Juli 2024 sebesar0,51%. Sementara untuk inflasi Tahun kalender (year-to-date) tercatat kembalai mengalami deflasi sedalam 1,06 %.
Secara umum, pada bulan Agustus 2024, kabupaten/kota di provinsi kepulauan Bangka Belitung terbagi 2 yaitu inflasi dan deflasi. Pulau Bangka yang mencakup Pangkalpinang dan Bangka Barat masih mengalami deflasi secara m-to-m sebesar 0,51%. Sebaliknya pulau Belitung yang mencakup Tanjungpandan dan Manggar atau Belitung Timur sudah mengalami inflasi m-to-m.
Ditinjau dari sisi y-on-y seluruh kabupaten/kota di provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada periode Agustus 2024 sudah mengalami inflasi dengan Bangka Barat yang konsisten mengalami inflasi y-on-y paling rendah di Babel. Inflasi Y-on-y tertinggi diduduki oleh kota Tanjungpandan sebesar 1,75%.
Sementara ditinjau secara series pelemahaan tekanan inflasi selama beberapa bulan terakhir mulai bualan Maret hinggaAgustus 2024. Namun deflasi pada bulan Agustus 2024 tercatat mengalami penguatan. Secara historis Agustus menjadi periode yang mengalami deflasi. Hal ini berkenaan dengan menurunnya andil penyumbang inflasi harga berejolak.
Deflasi kabupaten Bangka Barat bulan Agustus2024 secara month-to-month dipengaruhi oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau sebesar0,51%. Beberapa komoditas yang memberi andil deflasi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau. Secara spesifik pada kelompok makanan meliputi bayam, ikan kembung, sawihijau, bawang merah dan iklan selar. Sementara beberapa kekompok pengeluaran yan memberikan andil penyumbanginflasi bulan Agustus secara month-to-month yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,05%. Pendidikan sebesar 0,02%, transportasi serta pakaian dan alas kaki sebesar 0,01%.
Beberapa komoditas yang menguatkan inflasi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya ini diantaranya adalah sabun mandi cair, perhiasan, popok bayi sekali pakai/diapers.
Selama tahun 2024 inflasi year-to-year kabupaten Bangka Barat relative fluktuatif. Dimana pada 3 bulan pertama, tekanan inflasi mengalami penguatan. Sementara pada 2 bulanselanjutnya mengalami pelemahan. Kembali menguat selama2 bulan terakhir. Mencapai 0,46% pada bulan Juli 2024 selanjutnya kemballi melemah di Agustus 2024 menjadisebesar 0,11%.
Inflasi terbesar dialami oleh kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 3,87%. Sementara deflasi dialami oleh kelompokinformasi, komunikasi dan jasa keuranan yailtu sebesar 1,08%.
Kelompok pengeluaran yang memberi andil/sumbangan terhadap inflasi year-on-year pada bulan Agustus 2024 yaitu kelompok pakaian dan alas kaki dengan andil sebesar 0,18% disusul oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan andil sebesar 0,17%, kelompok penyediaan makanandan minuman restoran dengan andil sebesar 0,08%, kelompok transportasi dengan andil sebesar 0,06%, kelompokperumahan terdiri dari air, listrik dan bahan bakar rumahtangga dengan andil sebesar 0,02% dan kelompok pendidikansebesar 0.02%.
Sementara kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan terhadap deflasi year-on-year pada bulanAgustus 2024 yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil sebesar 0,36%, kelompok inforasi, komunikasi dan jasa keuangan dengan andil sebesar 0,06% serta kelompok perlengkapan, peralatan dan pemerliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,02%.
Untuk kelompok pengeluaran yan memberikan andil terhadap deflasi year-on-year bulan Agustus 2024 yaitu kelompokmakanan, minuman dan tembakau dengan andil sebesar0,36%, kelompok Informasi, komunikasi dan jasa keuangan dengan andil sebesar 0,06% serta kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharan rutin rumah tanga sebesar 0.02%. Secara umum kondisi harga pada kelompok ini di bulanAgustus cukup terkendalli.
Dilihat berdasarkan andil komoditas pangan selama 2024, andil inflasi komoditas beras terhadap inflasi month-to-month kabupaten relatif fluktuatif. Komoditas ini tercatat menguat dengan andil sebesar 0,02% pada Agustus 2024. Komoditasgula pasir tercatat mengalami penguatan terhadap andil inflasi month-to-month pada Agustus 2024 setelah bulansebelumnya memberikan andil deflalsi. Andil inflasikomoditas daging sapi dan daging ayam ras relatif stabil sepanjang 2024.
Komoditas telur ayam ras sempat mengalami penguatantekanan inflasi pada bulan Maret 2024. Selanjutnya andilinflasi komoditas telur ayam rs terus melemah sepanjangperiode pasca Lebaran Idul Fitiri.
Komoditas minyak goreng selama pasca momen hari raya tercatat stabil. Untuk bawan merah sepanjang 2024 relatif fluktuatif. Andil inflasibawang merah menguat hinga April 2024 sejalan denganmomen pauasa Rama dhan danhari Raya Idul fitri. Sementara dari bulan Mei hingga Agustus 2024 cukup fluktuatif dipengaruhi oleh variasi harga pasar. (*)
Tidak ada komentar