Kekerasan dalam Rumah Tangga

waktu baca 2 menit
Jumat, 29 Nov 2024 09:44 24 kina

Oleh: Tiffani Dianisa (Mahasiswa Universitas Bangka Belitung)

OKEYBOZ.COM, OPINI — Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah isu serius yang sering kali tersembunyi di balik dinding rumah, jauh dari pandangan publik. Masalah ini mencakup berbagai bentuk, seperti kekerasan fisik, emosional, seksual, hingga ekonomi. Sayangnya, KDRT masih sering dianggap sebagai persoalan privat yang tidak perlu dicampuri oleh orang lain. Pandangan ini justru membuat korban sulit mendapatkan perlindungan dan keadilan.

Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, KDRT merupakan tindak pidana. Meski hukum telah memberikan landasan yang kuat, pelaporannya masih minim karena korban merasa takut, malu, atau khawatir akan dampak sosialnya. Tidak jarang pula korban berada dalam ketergantungan ekonomi pada pelaku, sehingga memilih untuk tetap bertahan dalam situasi yang tidak sehat.

Penting untuk dipahami bahwa KDRT bukan hanya masalah individu, melainkan juga persoalan sosial. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga oleh anak-anak yang menyaksikannya. Mereka berisiko tumbuh dengan trauma yang dapat memengaruhi perkembangan psikologis dan sosial mereka di masa depan.

Masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah dan menangani KDRT. Membuka ruang diskusi, memberikan edukasi, serta menciptakan lingkungan yang mendukung korban untuk berbicara adalah langkah awal yang dapat diambil. Selain itu, pemerintah dan lembaga terkait harus memastikan bahwa layanan perlindungan, seperti rumah aman dan bantuan hukum, mudah diakses oleh korban.

Pada akhirnya, memerangi KDRT memerlukan kerja sama dari semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun keluarga. Dengan memperkuat kesadaran dan dukungan terhadap korban, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari kekerasan, terutama di dalam rumah, yang seharusnya menjadi tempat perlindungan dan kasih sayang.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!