FKBB Dukung Polres Belitung Tolak Geng Motor, Eka : Ajak Bikers Berkegiatan Positif

waktu baca 3 menit
Senin, 27 Jan 2025 13:57 28 Admin

OKEYBOZ, BELITUNG – Bagi sebagian masyarakat, geng motor dan klub motor adalah dua hal yang identik. Masyarakat menggeneralisasi geng motor merupakan bagian dari klub atau komunitas motor. Hal ini mendapat tanggapan dari Eka Acil, Ketua Forum Kumunikasi Bikers Belitung (FKBB). FKBB merupakan wadah komunitas motor Belitung untuk berkomunikasi antar komunitas motor  serta melakukan kegiatan-kegiatan positif. Forum komunitas motor ini sudah terbentuk sejak tahun 2014 silam, dengan ketua pertama alm. Yoyok dari NBC (Ninja 4 tak) dan Dhan sebagai sekretaris dari Drop Out Scooter (DOS) Belitung Club (Vespa).

“Walaupun sama-sama naik motor, geng motor dan bikers adalah dua hal yang berbeda,” ungkap Eka, yang juga merupakan ketua harian Laskar Pelangi King Club (LPKC) Belitung saat berbincang dengan Okeyboz.com, MInggu (26/01/2025).

Menurut pria dengan ciri khas berjambang tersebut, geng motor mengasosiasikan diri mereka sebagai sebuah geng, sedangkan bikers memiliki peraturan dan AD/ART untuk mengatur kegiatan klub tersebut.

“Geng motor identic dengan urak-urakan, tidak safety riding, motornya juga tidak jelas. Berbeda dengan klub motor yang selalu mengutamakan safety riding kalau berkendara. Baik jarak jauh maupun dekat,” jelas Eka sambil tersenyum.

Beberapa tindakan positif maupun kegiatan dari para bikers sebenarnya bisa menujukkan kepada masyarakat, sebenarnya klub ataupun komunitas motor itu berbeda dengan geng motor yang selama ini diresahkan warga.

Tindakan positif bisa dilakukan pada saat di jalan raya. Seperti, tidak melanggar rambu lalu lintas, memperhatikan safety riding saat berkendara, tidak berkendara layaknya ‘geng’ motor atau juga melakukan kegiatan positif, seperti bakti sosial, penggalangan dana untuk korban bencana alam dan lainnya.

“Butuh tindakan. Sebagai bikers kalau mau dicap baik ya harus berusaha baik, dan hal buruk menutup kebaikan,” tutur Eka .

Selama ini, tindakan kriminal yang dilakukan para anggota geng motor membuat masyarakat resah dan menjadi perhatian utama pihak kepolisian untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Imbasnya, masyarakat mulai menggeneralisasi anak motor itu brandalan. Mereka beranggapan klub atau komunitas motor itu merupakan bagian dari geng motor, demikian pula sebaliknya.

Hal ini sejalan dengan himbauan yang dilakukan oleh Kapolres Belitung, AKBP Deddy Dwitiya Putra, S.H., S.I.K., saat memimpin Apel Deklarasi Penolakan segala bentuk aktivitas geng motor di Kabupaten Belitung. Kegiatan yang berlangsung dihalaman Gedung Nasional, Kamis (23/1/2025) lalu. Deklarasi ini sebagai wujud nyata komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.

“Apel ini adalah momentum penting untuk menunjukkan sikap tegas kita dalam menolak keberadaan geng motor yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga ketertiban dan menciptakan Belitung yang kondusif,” ujar Kapolres Belitung. (OB-Dee)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!