Dispar Pangkalpinang Gelar Sosialisasi Ekonomi Kreatif di Ponpes Hidayatussalikin

waktu baca 2 menit
Kamis, 13 Feb 2025 12:07 79 Admin

Editor: Aditya.

OKEYBOZ.COM, PANGKALPINANG – Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Pangkalpinang menggelar sosialisasi perkembangan ekonomi kreatif di Pondok Pesantren Hidayatussalikin, Kelurahan Air Itam, Bukit Intan. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan konsep ekonomi kreatif kepada para santri dan santriwati untuk mendorong kemandirian ekonomi di kalangan mereka, Rabu (12/2/2025).

Kepala Bidang Ekraf, Susi Erawati, menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut berfokus pada beberapa aspek penting yang relevan dengan kebutuhan santri.

“Beberapa aspek penting itu di antaranya meningkatkan kesadaran akan potensi ekonomi kreatif, membekali keterampilan wirausaha, serta mendorong kemandirian ekonomi santri,” ujar Susi.

Susi menambahkan bahwa para santri juga dikenalkan dengan pemasaran digital untuk mendukung pengembangan produk mereka secara lebih luas.

“Kami ingin santri dan santriwati tidak hanya bergantung pada pendidikan formal, tetapi juga mampu menciptakan kreativitas, ide, dan inovasi yang bisa dikembangkan baik di dalam maupun di luar pesantren,” jelasnya.

Menurut Susi, banyak santri memiliki bakat di berbagai bidang seperti musik, kuliner, desain produk, dan kriya. Pendampingan dan pelatihan diperlukan agar potensi tersebut dapat berkembang dan memiliki daya saing di pasar.

“Ekonomi kreatif ini juga menjadi mesin penggerak pertumbuhan ekonomi daerah karena berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Pangkalpinang,” tambahnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatussalikin, Ahmad Ja’far Shidiq, menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai bahwa sosialisasi ini memberikan dampak positif bagi santri untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan.

“Pesantren kami telah tiga kali menjuarai Festival Ekonomi Syariah secara nasional dan dikenal sebagai Pesantren Kreatif dan Entrepreneur. Kami selalu mengarahkan santri agar dapat mengembangkan potensi mereka sesuai bidang yang diminati,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pondok Pesantren Hidayatussalikin dan Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang.

“Santri kini merasa ada bimbingan dan dukungan yang jelas. Kami akan maksimalkan kesempatan ini agar santri dapat mandiri secara ekonomi setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren,” tukas Ahmad Ja’far Shidiq.

Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang berkomitmen untuk memberikan pelatihan dan pembinaan lanjutan. Menurut Susi, langkah ini penting untuk mempersiapkan para santri menjadi wirausahawan setelah lulus dari pesantren, terutama bagi mereka yang tidak melanjutkan pendidikan formal.

“Tidak semua santri bisa melanjutkan kuliah, sehingga bekal keterampilan ini menjadi modal untuk menjadi pebisnis dan wirausahawan,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan generasi santri yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga mandiri dan kreatif secara ekonomi. (OB)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!