Manfaatkan Lahan Bekas Tambang, PT TIMAH Bersama PPS Alobi Air Jangkang Jaga Kelestarian Satwa Liar

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Nov 2026 19:28 23

BANGKA, OKEYBOZ.COM — Kolaborasi PT TIMAH (Persero) Tbk bersama ALOBI Foundation melalui Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Alobi Air Jangkang secara konsisten mendukung perlindungan satwa liar melalui program penyelamatan (rescue), rehabilitasi, hingga pelepasliaran kembali ke habitat alaminya.

PPS Alobi yang terletak di kawasan lahan bekas tambang PT TIMAH ini telah menjadi tempat rehabilitasi ratusan satwa liar yang dilindungi. Sejak 2018 hingga Oktober 2026, PT TIMAH bersama Yayasan ALOBI telah merehabilitasi dan melepasliarkan 6.751 satwa.

Manager PPS Alobi Air Jangkang, Andre Septian, mengatakan kerja sama dengan PT TIMAH menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan kegiatan penyelamatan dan perawatan satwa liar di Bangka Belitung.

Menurutnya, kegiatan penyelamatan biasanya berawal dari laporan masyarakat, hasil sitaan hingga satwa translokasi. Satwa yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke PPS Alobi Air Jangkang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan proses rehabilitasi sesuai dengan kondisi masing-masing.

“PPS Alobi Air Jangkang melakukan penyelamatan satwa-satwa liar berdasarkan laporan masyarakat. Biasanya satwa yang dilaporkan seperti kukang dan tarsius. Satwa tersebut kemudian kami bawa ke PPS Alobi Air Jangkang untuk diperiksa dan menjalani rehabilitasi,” jelas Andre.

Ia menjelaskan, proses penyelamatan tidak berhenti setelah satwa berhasil dievakuasi. Setiap satwa mendapatkan pemantauan secara berkala, termasuk pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi fisiknya. Satwa yang membutuhkan perawatan akan menjalani rehabilitasi hingga dinyatakan sehat dan siap untuk dilepasliarkan.

Andre mengatakan, dukungan PT TIMAH memiliki peran besar dalam menunjang operasional PPS Alobi Air Jangkang. Dukungan tersebut mencakup penyediaan sarana dan prasarana, kebutuhan pakan satwa, hingga biaya operasional untuk mendukung kegiatan penyelamatan, rehabilitasi dan pelepasliaran.

“Saat ini ada 71 satwa yang sedang direhabilitasi di PPS Alobi Air Jangkang diantaranya burung kakatua, merak hijau, beruang, binturong, burung nuri, elang, buaya, kukang, dan tarsius,” katanya.

Andre berharap kolaborasi dengan PT TIMAH dapat terus diperkuat sehingga upaya perlindungan dan pelestarian satwa liar di Bangka Belitung dapat berjalan.

“Kami berharap sinergi dan kolaborasi dengan PT TIMAH dapat terus berlanjut, terutama dalam mendukung fasilitas dan operasional penyelamatan satwa. Dengan dukungan bersama, kami berharap upaya menjaga dan melestarikan satwa liar di Bangka dapat terus dilakukan secara optimal,” tutupnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!