Ardiansyah “Oncel” dan Rick Ananda “Baim” Tidak Hadir, Kisruh Pembagian Hadiah Turnamen Dukong Cup 1 2024 Kembali Memanas

waktu baca 2 menit
Selasa, 25 Mar 2025 09:01 42 Admin

OKEYBOZ.COM, BELITUNG – Kekisruhan soal pembagian hadiah Turnamen Sepakbola Dukong Cup 1 2024 kembali memanas. Pada Senin (24/3/2025), para perwakilan tim juara mendatangi Kantor Desa Dukong atas undangan resmi untuk menghadiri mediasi yang difasilitasi oleh Bhabinkamtibmas Desa Dukong, Brigpol Arman Wardani.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Desa Dukong, Min Tet, S.IP; Sekretaris Desa, Imam Noprianto, A.Md, Ak; Kepala Dusun II, Fadlie serta sejumlah panitia dan perwakilan tim juara.

Kepala Desa Dukong, Min Tet, menyampaikan kekecewaannya terhadap masalah yang mencoreng nama baik Desa Dukong. “Saya sangat kecewa dengan adanya permasalahan ini. Desa Dukong ikut tersangkut juga, yang seharusnya tidak terjadi,” ungkapnya.

Mediasi ini menjadi ajang pengungkapan sejumlah fakta yang mencerminkan kurangnya transparansi dan koordinasi dalam kepanitiaan.

Ketua panitia pelaksana, Agus Affandi alias Dado, mengaku tidak mengetahui besaran hadiah yang dijanjikan kepada tim juara. Ia menyebut masih menunggu hasil proposal kegiatan yang disebarkan oleh panitia. “Saya sempat gugup dihubungi satu minggu sebelum pertandingan selesai oleh salah satu pemain untuk menanyakan hadiah,” ujarnya.

Mery, yang tercatat sebagai bendahara di proposal kegiatan, dengan tegas menyatakan bahwa namanya dicantumkan tanpa sepengetahuannya. “Saya tidak tahu apa-apa soal uang. Nama saya masuk di kepanitiaan tanpa konfirmasi,” ucapnya penuh emosi.

Perwakilan dari tim juara, Donex dari Calimoa FC, mendesak kepanitiaan segera memberikan kejelasan terkait hadiah sebelum Idulfitri. Donex juga mengancam akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum jika tidak ada solusi konkret. “Kami muak dengan janji-janji panitia,” tegasnya. Setiap tim yang mendaftarkan timnya bertanding menyetorkan uang pendaftaran sebesar Rp. 1.000.000,- secara tunai atau transfer kepada paniitia (Oncel dan Baim) sebelum pelaksanaan pertandingan.

Bhabinkamtibmas Desa Dukong, Brigpol Arman Wardani, menyimpulkan bahwa kunci dari masalah ini terletak pada dua panitia, Ardiansyah alias Oncel dan Ricky Ananda alias Baim, yang hingga kini tidak dapat dihubungi.

Arman meminta kedua nama tersebut hadir pada pertemuan lanjutan yang dijadwalkan pada Rabu (26/3/2025). “Jika mereka tidak hadir, maka permasalahan ini akan dilaporkan ke Polres Belitung,” tegas Arman.

Fadlie yang diberikan amanah untuk memberikan dan mengantarkan undangan sudah menyampaikan kepada Rick Ananda alias Baim

“Surat sudah kami sampaikan via whasstaap (wa) kepada Baim dan terkirim tetapi tidak ada balasannya, kalau untuk Oncel sudah terkirim hanya centang sikok (satu) dan tidak tau dimana alamatnya,” kata Fadlie.

Pertemuan mediasi selanjutnya diharapkan dapat membawa titik terang atas carut-marut pembagian hadiah ini, yang bermula dari dugaan ketidaktransparanan keuangan dan lemahnya koordinasi dalam kepanitiaan. (OB)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!