
OKEBOZ.COM, BELITUNG – Untuk meningkatkan keterampilan penyandang Disabilitas, Ikatan Keluarga Penyandang Disabilitas Belitung (IKPDB) menyelenggarakan pelatihan perbengkelan (las listrik) bagi penyandang disabilitas. Pelatihan ini dilakukan untuk memberikan keterampilan teknis pengelasan penyandang disabilitas agar dapat memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat dalam pekerjaan pengelasan dan meraih potensi kerja bagi mereka.

Pelatihan ini dilaksanakan selama 4 hari, tanggal 9 sampai 12 April 2025 bertempat di ruang praktik pengelasan SMKN 2 Tanjungpandan. Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta pelatihan penyandang disabilitas.
Ketua Tim Pelaksana IKPDB, Ghifary Alfharizi saat dihubungi media ini menyampaikan kegiatan ini merupakan program kesetaraan gender dan inklusi sosial dalam infrastruktur (GESIT) yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan penyandang disabilitas.

“Pelatihan pengelasan ini kami lakukan bagi penyandang disabilitas tentunya untuk meningkatkan keterampilan dan peluang kerja bagi mereka. Pelatihan ini juga diharapkan dapat membantu untuk mendapatkan keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja di berbagai sektor seperti konstruksi, industri manufaktur, industri rumahan. Dengan pelatihan ini penyandang disabilitas dapat menjadi mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ucap Ghifary. Sabtu, (12/4/2025).

Sementara itu Nike Purnama Ramadhani, S.T Instruktur dan guru teknik pengelasan di SMKN. 2 Tanjungpandan didampingi instruktur lainnya mengatakan selama pelaksanaan 4 hari, peserta pelatihan disabilitas dibekali teori khusus tentang teknik pengelasan listrik dan praktik las Manual (SMAW). Dihari terakhir pelatihan, mereka mendapatkan ujian sertifikasi yang dipandu langsung oleh assessor dari LSP P3SM Pluit, Jakarta.

“Kami merasa bangga dan terhormat bisa membantu kawan-kawan penyandang disabilitas Belitung untuk memiliki keahlian. Bisa membantu mereka mandiri dan percaya diri untuk terjun di dunia kerja dan tentunya mereka juga harus mendapatkan kesempatan yang setara,” ucap Nike didampingi Agus Waluyo.

Program ini diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi penyandang disabilitas yang belum mempunyai pekerjaan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dan meningkatkan kemandirian mereka.
Dan dengan adanya pelatihan ini, IKPDB berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan memberdayakan penyandang disabilitas, sehingga tercipta masyarakat disabilitas yang sejahtera dan mandiri. Dalam pelatihan ini semua peserta pelatihan perbengkelan (las listrik) disabilitas dinyatakan berkompeten.

Pelatihan ini merupakan kolaborasi IKPDB dengan Kemitraan Pemerintah Australia dan Di Implementasikan oleh PT. Global melalui program Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial dalam Infrastruktur (GESIT). (OB)
Tidak ada komentar