Warga Desa Gudang dan Bangka Kota Pertanyakan Kebijakan Rekrutmen Pegawai PT BSSP

waktu baca 3 menit
Selasa, 29 Apr 2025 18:03 63 Admin

 

Penulis: Bangdoi / Editor : Aditya.

OKEYBOZ.COM, SIMPANG RIMBA BANGKA SELATAN – Warga Desa Gudang dan Bangka Kota, Kecamatan Simpang Rimba, mempertanyakan kebijakan manajemen PT Bumi Sawit Sukses Pratama (BSSP), yang dinilai kurang mengakomodasi tenaga kerja lokal dari dua desa tersebut. Padahal, sebagian besar lahan perkebunan perusahaan ini berada di wilayah Desa Bangka Kota.

Menurut informasi yang dihimpun oleh Tim Journalis Babel Bergerak, PT BSSP telah beroperasi lebih dari 10 tahun dengan aktivitas utama di bidang perkebunan dan produksi CPO. Namun, warga mengeluhkan bahwa perusahaan lebih memilih merekrut pekerja dari luar desa dibandingkan dengan warga lokal.

Keresahan Warga
Anto, salah satu warga Desa Bangka Kota, menyatakan bahwa dalam lima tahun terakhir, tidak ada warga lokal yang diterima bekerja di perusahaan tersebut. “Kami yang berasal dari Bangka Kota tidak mereka terima bekerja di PT BSSP,” ujar Anto, Senin (21/4/2025).

Hal serupa disampaikan oleh warga lain yang pernah melamar kerja di PT BSSP, namun tidak diterima meski telah mengajukan lamaran berkali-kali. Data yang diperoleh menunjukkan beberapa pelamar, seperti Edi Susanto (DIII), Bertania Sapitri (S1), dan Aryanti (S1), tidak berhasil mendapatkan pekerjaan meski memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai.

Anto menambahkan bahwa sikap perusahaan yang dinilai antipati terhadap warga lokal menyulut ketidakpuasan masyarakat. “Perusahaan itu cari duit di desa kami, tapi anak-anak kami malah tidak diterima bekerja di sana,” keluhnya.

Tanggapan PT BSSP
Manajer Pabrik PT BSSP, David, membantah tuduhan bahwa perusahaan menolak tenaga kerja dari Desa Bangka Kota. “Karyawan kami banyak kok yang dari Bangka Kota. Tapi kalau kebutuhan sudah penuh, ya tidak bisa terima semua,” jelas David.

David juga menjelaskan bahwa perusahaan hanya membuka lowongan pekerjaan jika ada karyawan yang pensiun atau mengundurkan diri. “Kami selalu melakukan seleksi sesuai kebutuhan perusahaan,” tambahnya.

Pihak Desa Membantah Klaim Warga
Pejabat Kepala Desa Bangka Kota, Cek Mita, juga membantah bahwa perusahaan sulit menerima warga lokal. Ia menyatakan bahwa persentase warga Bangka Kota yang bekerja di PT BSSP cukup besar. “Alhamdulillah, persentasenya lebih besar dibandingkan warga desa lain,” ujar Cek Mita, Selasa (29/4/2025).

Cek Mita menegaskan bahwa setiap kali PT BSSP membuka lowongan pekerjaan, pihak desa selalu menerima informasi resmi dari perusahaan dan menyebarkannya melalui berbagai media, seperti masjid dan papan pengumuman desa.

Hal ini didukung oleh Sekretaris Desa Bangka Kota, Fatur, yang menyatakan bahwa komunikasi antara pihak desa dan PT BSSP selama ini berjalan dengan baik. “Semua warga bisa melamar, tapi tetap ada proses seleksi sesuai kebutuhan perusahaan,” ujar Fatur.

Pemdes Bangka Kota Siap Menampung Aspirasi Warga
Fatur menambahkan bahwa pihak desa terbuka terhadap kritik dan masukan dari warga terkait rekrutmen tenaga kerja. “Kami akan terus mengutamakan kepentingan warga desa dalam setiap komunikasi dengan perusahaan,” pungkasnya.

Sementara itu, warga berharap perusahaan lebih transparan dan memberikan kesempatan lebih besar bagi tenaga kerja lokal agar hubungan antara masyarakat dan perusahaan tetap harmonis.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!