Blusukan Cece Dessy ke Opas Indah, Pulang Kampung yang Penuh Harapan

waktu baca 2 menit
Rabu, 6 Agu 2025 06:00 82 Admin

 

Editor: Aditya

OKEYBOZ.COM, PANGKALPINANG — Ada momen haru sekaligus hangat yang terjadi di Kelurahan Opas Indah, Selasa pagi (5/8/2025), saat Cece Dessy, calon Wakil Wali Kota Pangkalpinang nomor urut 3, menyapa warga dalam agenda blusukannya. Tak seperti sosok politisi yang datang hanya menjelang pemilu, Cece justru disambut bak anak kampung yang pulang ke rumah sendiri.

“Kenal be, dulu masih kecil sering digendong di sini,” celetuk seorang ibu sambil tertawa, menyambut Cece yang datang tanpa jarak dan protokoler kaku.

Ternyata, Cece memang bukan orang asing bagi Opas Indah. Di sinilah ia tumbuh dan menghabiskan masa kecilnya. Bahkan, Atok-nya dikenal luas di lingkungan tersebut. Tak heran, suasana pun cepat mencair. Sejumlah emak-emak langsung merapat, ikut senam bersama, hingga curhat berbagai persoalan lingkungan.

Dalam suasana santai namun penuh makna itu, Cece menyampaikan maksud dan niat tulusnya maju sebagai calon wakil wali kota. Baginya, kontestasi bukan soal kekuasaan, melainkan panggilan hati untuk memperbaiki tata kelola kota.

“Kami hanya punya satu niat: ingin Pangkalpinang ini lebih tertata dan lebih baik ke depan,” ucap Cece dengan suara mantap, disambut anggukan warga.

Cece juga tak datang tangan kosong. Ia menyimak satu per satu aspirasi warga, mulai dari masalah lahan makam hingga kondisi kebersihan lingkungan pemakaman. Dengan penuh perhatian, ia mencatat setiap masukan dan memastikan hal tersebut tidak akan berakhir sebagai janji kosong.

“Catat, Pak, ya. Ini jadi bagian dari kerja-kerja kami nanti, kalau memang masyarakat memberi amanah,” tutur Cece, menunjukkan keseriusannya membangun kota berbasis pada suara rakyat.

Blusukan ini menjadi potret politik yang tak elitis dan menyentuh akar rumput. Cece hadir bukan sebagai pejabat, tapi sebagai bagian dari warga yang pernah tumbuh dan merasa memiliki kampung halaman yang sama.

Warga pun berharap, bila kelak terpilih, Cece tak berubah dan tetap setia menyambangi mereka seperti hari ini — dengan senyum hangat, telinga yang mendengar, dan hati yang peduli. (Okeyboz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!