Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Pimpin Upacara Hardiknas, Tekankan Pentingnya Pendidikan Bermutu dan Berkarakter

waktu baca 2 menit
Senin, 4 Mei 2026 10:37 11 wiwik okeyboz

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, bertindak sebagai Pembina Upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Kegiatan ini digelar, Senin (4/5/2026) di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah, seluruh Pejabat Eselon II, Kepala Bagian di lingkungan Setdako, Camat dan Lurah se-Kota Pangkalpinang, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Jasa Layanan Pemerintah (PJLP), dan utusan dari beberapa sekolah di Pangkalpinang.

Dalam amanatnya, Wali Kota Saparudin menyampaikan pesan penting mengenai arah kebijakan pendidikan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses memanusiakan manusia dan mengembangkan fitrah serta potensi yang ada pada setiap individu.

“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan, membangun watak, dan peradaban bangsa. Tujuannya untuk menciptakan insan yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, dan mandiri,” ujar Saparudin.

Saparudin juga memaparkan lima kebijakan strategis yang diterapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).

Kebijakan ini menjadi prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional:

1. Revitalisasi dan Digitalisasi

Pemerintah terus membangun dan membenahi fasilitas sekolah serta mendorong penggunaan teknologi digital. Hingga saat ini, telah dilakukan revitalisasi terhadap 16.167 satuan pendidikan dan pendistribusian lebih dari 288.000 perangkat pembelajaran digital agar lingkungan belajar menjadi lebih nyaman dan modern.

2. Kesejahteraan dan Kompetensi Guru

Guru sebagai ujung tombak pendidikan mendapatkan perhatian serius. Pemerintah memberikan beasiswa pendidikan, pelatihan kompetensi, serta peningkatan tunjangan dan insentif agar guru dapat mengajar dengan tenang dan optimal.

3. Penguatan Karakter

Pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga karakter. Diterapkan budaya sekolah yang AMAN, SEHAT, ASRI, dan INDAH serta berbagai kegiatan positif seperti Pramuka, seni, dan pembiasaan baik untuk membentuk kepribadian yang unggul dan menjauhkan diri dari perundungan atau kekerasan.

4. Peningkatan Kualitas Akademik

Digerakkan Gerakan Literasi dan penguatan STEM (Sains, Teknologi, Engineering, Matematika) serta penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk memetakan kemampuan siswa dan meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh.

5. Sinergi Ekosistem Pendidikan

Pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan media. Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan mencetak generasi emas.

Di akhir pidatonya, Wali Kota menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada program dan anggaran, tetapi juga pada 3M: Mindset yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus.

“Tanpa ketiganya, semua kebijakan hanya akan menjadi formalitas semata. Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” tutupnya.(OB/W*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!