PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Permainan gaple atau domino yang selama ini dikenal sebagai hiburan masyarakat Bangka Belitung, kini telah resmi masuk dan diakui sebagai cabang olahraga prestasi. Hal itu disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, saat menghadiri acara Penyerahan Hadiah Pemenang Turnamen Gaple “Ceng Beng Cup” Tahun 2026 di D’Bistro Cafe, Jalan A. Yani, Minggu (10/5/2026).
Dalam sambutannya, Saparudin menyebutkan, perubahan status ini menjadikan gaple bukan sekadar permainan santai, melainkan cabang olahraga yang menuntut konsentrasi tinggi, ketelitian, kemampuan berhitung, dan kerja sama tim yang solid.
Ia berharap ke depannya seluruh pertandingan di Pangkalpinang sudah menggunakan aturan baku dari ORADO (Federasi Olahraga Domino Nasional), agar atlet daerah siap bersaing di tingkat nasional.
“Tahun depan aturan main harus sudah sama persis dengan standar ORADO. Kita minta para juara dan pembina untuk menyosialisasikan aturan ini, supaya kita terbiasa dan lebih mudah meraih prestasi di luar daerah,” tegas Saparudin didampingi Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Plt. Kepala Dispar, dan Plt. Kepala Dispora.
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan hari jadi Kota Pangkalpinang, setelah sebelumnya digelar kegiatan Cheng Beng, turnamen Golf, hingga Festival Kampung Bintang. Berlangsung selama satu bulan penuh, turnamen ini menuai antusiasme tinggi, di mana peserta datang dari berbagai kecamatan hingga membentuk klub-klub sendiri.
Menurut Saparudin, meski tampak sederhana — cukup meja, kartu, camilan, dan kopi — gaple memiliki nilai strategis sebagai perekat sosial. Ia mengaku bangga karena olahraga khas masyarakat lokal ini kini diakui secara nasional.
“Di Bangka ini jangan anggap sepele gaple. Di Bandung mungkin kurang populer, tapi di sini ini hiburan sekaligus olahraga andalan. Kalau mainnya enggak pakai konsentrasi dan enggak mau kerja sama, pasti kalah,” ujarnya sambil bercanda di hadapan para peserta, panitia, dan tamu undangan.
Dalam acara yang dipandu suasana akrab ini, turut hadir para mantan pejabat, perwakilan dinas terkait, Direktur Rumah Sakit, Balai Mutu Perikanan, serta tuan rumah Dedi Halim yang telah menyediakan tempat kegiatan selama sebulan penuh.
Saparudin sempat berkelakar bahwa kehadiran tenaga kesehatan membuat acara aman, “siapa tahu ada yang kalah terus pingsan, sudah ada dokternya.”
Saparudin juga mengapresiasi panitia dan seluruh pemenang yang telah berjuang hingga akhir. Ia berharap turnamen ini menjadi agenda rutin tahunan, mengingat hampir setiap kecamatan kini rutin mengadakan kegiatan serupa.
Sebagai penutup, Wali Kota juga membagikan kabar gembira terkait dunia olahraga di Pangkalpinang. Sore harinya, ia baru saja meresmikan Turnamen Sepak Bola PKP Cup yang diikuti 44 tim dari se-Bangka Belitung, bahkan diikuti atlet klub liga, juara nasional, hingga pemain luar negeri.
“Pemkot membuka peluang seluas-luasnya untuk kegiatan positif seperti ini. Teruslah berkarya, berprestasi, dan jadikan olahraga sebagai sarana menjaga persatuan kita semua,” pungkasnya.(OB/W*)
Tidak ada komentar